OPINI

OPINI PRAMUDJI: Plan S Brigade SS (Stoottroep Semarang)

Staf 1 yang beranggotakan pejuang wanita bergerak keluar masuk Kota Semarang menyamar sebagai pedagang sayur gendong.

OPINI PRAMUDJI: Plan S Brigade SS (Stoottroep Semarang)
TRIBUN JATENG
Opini Pramudji Sekretaris DPD AMPI Jawa Tengah 

Hal ini terbukti, beberapa bulan kemudian Letkol Sudiarto komandan legendaris BrigadeVI/Banteng Merah Stoottroep Semarang menerima penyerahan kedaulatan atas daerah Semarang dan Pati dari Kolonel Van Zanten di tempat yang sekarang dinamakan Wisma Perdamaian.

Bersyukur rasanya mewarisi dan menjadi bagian dari sebuah kota yang penuh dengan goresan tinta emas perjuangan. Tidak banyak kota di republik ini yang memiliki sejarah mengagumkan seperti ini.

Sayang,sejarah yang membanggakan ini seperti hilang dalam gerusan zaman. Langka sekali yang mengenal sosok Letkol Sudiarto dan Brigade “SS”nya, Mayor Yusmin dan batalyon Banteng Merahnya.

Mereka adalah sosok teladan yang terlupakan, sebuah ironi dalam revolusi. Semarang patut berbangga karena pernah memiliki mereka. Selamat HUT ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dari dulu Semarang memang hebat. (tribunjatengcetak)

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved