Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bikin Merinding Tapi Juga Memukau, Begini Proses Tarantula Ganti Kulit

Proses berganti kulit ini memakan waktu dua jam lamanya dan membutuhkan sangat banyak energi.

Penulis: Suci Rahayu | Editor: abduh imanulhaq
VIRALHOG

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suci Rahayu 

TRIBUNJATENG.COM - Laba-laba adalah hewan yang sering disebut sebagai serangga. 

Padahal, laba-laba adalah jenis spesies arachnida, layaknya kutu dan tungau.

Serangga umumnya memiliki enam kaki dan sepasang antena. 

Namun arachnida memiliki delapan kaki dan tidak memiliki antena. 

Tarantula termasuk dalam kategori arachnida dan masih berkeluarga dengan laba-laba. 

Hanya saja, ukuran tarantula lebih besar dan memiliki badan serta kaki yang berbulu. 

Banyak orang yang takut dengan tarantula karena bentuknya dan racunnya. 

Padahal, kebanyakan spesies tarantula tidak beracun. 

Bulu-bulu di tarantula memang membuat tampilannya menjadi menyeramkan dan membuat geli. 

Tak banyak yang tahu bahwa tarantula juga mengalami ganti kulit setidaknya sekali dalam setahun. 

Ganti kulit ada biasa disebut shredding dilakukan oleh beberapa hewan untuk melepaskan kulit mati dan mengganti dengan yang baru. 

Dalam kasus tarantula, hewan ini membutuhkan 'cangkang' lunak yang baru saat mereka tumbuh lebih besar dan menumbuhkan organ-organ yang hilang atau rusak. 

Karena ternyata, tarantula memiliki kemampuan untuk meregenerasi organnya yang rusak.

Beberapa hari sebelum berganti kulit, tarantula akan malas-malasan dan tak makan untuk menghemat tenaga. 

Proses berganti kulit ini memakan waktu dua jam lamanya dan membutuhkan sangat banyak energi. 

Proses tersebut tak jarang membuat merinding namun juga fenomena yang menakjubkan untuk dilihat. 

Seperti video ganti kulit laba-laba jenis Mexican Redknee di  bawah ini: 

Cangkang baru tarantula tumbuh di bawah cangkang lamanya. 

Saat berganti kulit, tarantula akan memproduksi minyak tertentu untuk memperlicin pergerakan. 

Kulit bagian atas akan terbuka terlebih dahulu lalu tarantula menggoyang-goyangkan kakinya agar dapat keluar dari cangkang lamanya. 

Seringkali, cangkang atau kulit lama dari tarantula tersebut dikira sebagai tarantula yang lain. 

Tak jarang pemilik tarantula kaget mendapati tarantula peliharaannya berubah menjadi dua ekor secara tiba-tiba. 

Lantaran kulit lama tarantula tersebut berbetuk persis dengan kulit barunya, tidak seperti hewan lain yang berganti bentuk saat ganti kulit

Setelah ganti kulit, tarantula akan kembali tak makan selama beberapa hari. 

Hal ini dikarenakan taring tarantula masih lunak dan belum terlalu kuat untuk makan. (Suci Rahayu/Tribunjateng.com)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved