Rohana Kecewa Tak Ada Penjual di Pasar Semarangan Tinjomoyo

Rohana, merasa kecewa dengan ditutupnya Pasar Semarangan sebagai pusat kuliner di Kawasan Wisata Hutan Tinjomoyo.

Rohana Kecewa Tak Ada Penjual  di Pasar Semarangan Tinjomoyo
tribunjateng/eka yulianti fajlin
Pasar Semarangan yang pada beberapa bulan lalu ramai saat dibuka sebagai destinasi wisata kuliner di Kawasan Wisata Hutan Tinjomoyo, kini kondisinya senyap. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Pasar Semarangan yang pada beberapa bulan lalu ramai saat dibuka sebagai destinasi wisata kuliner di Kawasan Wisata Hutan Tinjomoyo, kini kondisinya ternyata mangkrak.

Pasar yang mengusung konsep digital ini biasa buka pada Sabtu sore hingga malam. Namun, saat ini tidak tersisa satu penjual pun. Hanya ada saung-saung kosong yang dulu digunakan sebagai lapak.

Seorang pengunjung, Rohana, merasa kecewa dengan ditutupnya Pasar Semarangan sebagai pusat kuliner di Kawasan Wisata Hutan Tinjomoyo.

Warga Kaligawa itu mengaku sudah dua kali mengunjungi pasar tersebut tetapi selalu dalam keadaan tutup.

"Mumpung akhir pekan, saya jalan-jalan kesini. Ternyata tutup. Satu bulan yang lalu saya juga kesini tutup. Hari ini kesini lagi masih tutup. Niatnya ingin lihat pasar Semarangan seperti apa karena belum sempat merasakan jajanannya," tutur Rohana, ketika sedang duduk menikmati Wisata Tinjomoyo bersama dua temannya di depan Pasar Semarangan, Sabtu (18/8).

Dikatakan, harapannya tetap dibuka agar tidak mengecewakan para pengunjung yang datang. "Apalagi kalau pengunjung dari luar kota, misalnya. Sudah jauh-jauh ternyata tutup. Kan kasian. Semoga cepat buka kembali," ungkapnya.

Kepala UPTD Wisata Tinjomoyo, Bambang Hadi Pramono, mengatakan, Pasar Semarangan masuk dalam kawasan Wisata Hutan Tinjomoyo tetapi pengelolanya dari Komunitas Genpi Jawa Tengah.

"Pasar Semarangan ini memang sudah tutup sejak Puasa, sekitar bulan Juni. Dari pihak Genpi juga sudah mengabari kami kalau pasarnya tutup," ucap Bambang.

Beberapa kali, dia juga menerima komplain dari para pengunjung mengenai ditutupnya Pasar Semarangan. "Beberapa pengunjung memang menanyakan kenapa pasarnya tutup, dari kami hanya bisa menjelaskan saja karena kami bukan pengelola," jelasnya.

Pedagang Tidak Komit

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved