Breaking News:

Ingat Ustaz Sugi yang Lumpuh, 18 Tahun Ngajar Ngaji Sambil Berbaring? Kabar Duka Datang Darinya

Hari-hari di rumah Tasem di Desa Karangbawang Kecamatan Ajibarang Banyumas kini terasa hening

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
tribunjateng/khoirul muzaki
HARU, Sudah 17 Tahun Lumpuh Ustaz Sugiarto Terus Mulang Ngaji Sambil Berbaring. Dia tidak memungut biaya. Anak-anak mau belajar mengaji saja sudah membuatnya senang. Ustaz sugi mau berobat tapi belum punya BPJS. Dia mulang ngaji di desa Karangbawang, Ajibarang Banyumas, Jateng, Sabtu (12/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS - Hari-hari di rumah Tasem di Desa Karangbawang Kecamatan Ajibarang Banyumas kini terasa hening. Tidak ada lagi suara canda bocah yang saban sore memenuhi ruang tamu rumah.

Lantunan merdu ayat suci Al Quran yang mengalir dari bibir lentik para santri tak lagi terdengar. Tinggallah kenangan di rumah itu yang selalu memantik keharuan.

Para santri belia ini seperti anak ayam yang kehilangan induknya. Sang guru yang selama ini membimbing mereka telah tiada. Hari ini adalah tepat tujuh hari meninggalnya Ustaz Sugiarto.

HARU, Sudah 17 Tahun Lumpuh Ustaz Sugiarto Terus Mulang Ngaji Sambil Berbaring. Dia tidak memungut biaya. Anak-anak mau belajar mengaji saja sudah membuatnya senang. Ustaz sugi mau berobat tapi belum punya BPJS. Dia mulang ngaji di desa Karangbawang, Ajibarang Banyumas, Jateng, Sabtu (12/8).
HARU, Sudah 17 Tahun Lumpuh Ustaz Sugiarto Terus Mulang Ngaji Sambil Berbaring. Dia tidak memungut biaya. Anak-anak mau belajar mengaji saja sudah membuatnya senang. Ustaz sugi mau berobat tapi belum punya BPJS. Dia mulang ngaji di desa Karangbawang, Ajibarang Banyumas, Jateng, Sabtu (12/8). (tribunjateng/khoirul muzaki)

Kisah ustaz Sugi sempat viral karena perjalanan hidupnya yang menggetarkan jiwa.

Dalam kondisi lumpuh, ia istikamah mengajar Al Quran anak-anak di desanya selama 18 tahun lebih hingga ajal menjemput.

Ia pun harus mengajar sambil berbaring karena tubuhnya susah digerakkan.

HARU, Sudah 17 Tahun Lumpuh Ustaz Sugiarto Terus Mulang Ngaji Sambil Berbaring. Dia tidak memungut biaya. Anak-anak mau belajar mengaji saja sudah membuatnya senang. Ustaz sugi mau berobat tapi belum punya BPJS. Dia mulang ngaji di desa Karangbawang, Ajibarang Banyumas, Jateng, Sabtu (12/8). (tribunjateng/khoirul muzaki)
HARU, Sudah 17 Tahun Lumpuh Ustaz Sugiarto Terus Mulang Ngaji Sambil Berbaring. Dia tidak memungut biaya. Anak-anak mau belajar mengaji saja sudah membuatnya senang. Ustaz sugi mau berobat tapi belum punya BPJS. Dia mulang ngaji di desa Karangbawang, Ajibarang Banyumas, Jateng, Sabtu (12/8). (tribunjateng/khoirul muzaki) (tribunjateng/khoirul muzaki)

Meninggalnya sang ustaz meninggalkan kepedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga. Masyarakat yang mengenalnya ikut merasakan kehilangan.

Terlebih para santri yang selama ini dia ajar. Juga para orang tua yang banyak berhutang budi padanya.

Sugiarto benar-benar menepati janjinya. Sugi istikamah mengajar Al Quran sampai ajal menjemput dia.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved