Penggalangan Dana MAJT untuk Pembangunan Pesantren Pertama di Amerika Tembus Rp 1 Miliar

Konser amal untuk pembangunan pondok pesantren Indonesia pertama di Amerika Serikat, digelar di MAJT, tembus angka Rp 1 miliar.

Penggalangan Dana MAJT untuk Pembangunan Pesantren Pertama di Amerika Tembus Rp 1 Miliar
Tribun Jateng/M Nur Huda
Vokalis Sabyan Gambus, Nissa Sabyan saat tampil dalam konser amal bertajuk 'Shalawat dan Charity concert - Satu Hati untuk Pesantren Indonesia pertama di Amerika', di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Senin (20/8/2018) malam.   

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Konser amal untuk pembangunan pondok pesantren Indonesia pertama di Amerika Serikat, yang digelar di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (20/8/2018) malam, tembus angka Rp 1.008.000.000.

Event bertajuk 'Shalawat dan Charity concert - Satu Hati untuk Pesantren Indonesia pertama di Amerika', dilaksanakan atas kerja sama Nusantara Foundation selaku yayasan pesantren tersebut dengan MAJT.

Penggalangan dana yang dipandu penyanyi kenamaan Melly Goeslaw itu, memunculkan sejumlah donatur mulai nominal Rp 1 juta hingga Rp 100 juta.

Di antaranya dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Rp 100 juta, Bank Jateng Syariah Rp 100 juta, BRI Rp 100 juta, MAJT Rp 80 juta, paguyuban warga Sulawesi Selatan di Jateng Rp 50 juta, Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono Rp 50 juta, Baznas Jateng Rp 25 juta, dan lain-lain.

Penggalangan dana untuk pembangunan pondok pesantren Indonesia pertama di Amerika Serikat, yang digelar di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Senin (20/8/2018) malam.
Penggalangan dana untuk pembangunan pondok pesantren Indonesia pertama di Amerika Serikat, yang digelar di Convention Hall Masjid Agung Jawa Tengah, Senin (20/8/2018) malam. (Tribun Jateng/M Nur Huda)

Imam Besar Masjid New York sekaligus Presiden Nusantara Foundation, Syamsi Ali yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan terimakasih atas kepedulian dan peran serta masyarakat Jateng dalam upaya pembangunan pesantren Nur Inka Nusantara Madani di New York.

“Saya sangat berterimakasih, dari Gubernur Jateng, Kapolda, MAJT, masyarakat Jateng, semua ikut berpartisipasi, saya sangat bahagia,” ungkap Syamsi Ali.

Menurutnya, ini adalah amanah dari bangsa Indonesia untuk menyampaikan tentang Islam yang ramah di dunia. Sebab, sekarang berkembang Islam fobia, apalagi di Amerika Serikat.

“Pesantren ini nantinya betul-betul representasi sebagai Islam yang rahmatan lil alamin,” ungkapnya.

Terkait proses pembangunan, saat ini sudah tersedia lahan 7,5 hektare yang sebelumnya dimiliki orang Palestina. Pembangunan ponpes Nur Inka Nusantara Madani di New York, diperkirakan akan selesai tiga tahun ke depan. Kebutuhan dananya mencapai sekitar Rp 140 miliar.

“Untuk tahap pertama adalah renovasi gedung lama, penggalangan dana sudah cukup signifikan untuk tahap pertamanya,” katanya.

Halaman
12
Penulis: m nur huda
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved