Penemuan Mayat

Bermula dari Gundukan Tanah Bertabur Bunga, Sepasang Mahasiswa Ditangkap

Bermula dari Gundukan Tanah Bertabur Bunga, Sepasang Mahasiswa Ditangkap. Dia disangka pembunuh dan pembuang bayi

Bermula dari Gundukan Tanah Bertabur Bunga, Sepasang Mahasiswa Ditangkap
tribunjateng/dok
Kombes Pol Abioso Kapolrestabes Semarang 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tersangka pembuang orok bayi di komplek Masjid Al Wali, Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Rabu (22/8/2018) lalu telah ditangkap Polrestabes Semarang.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji saat ditemui di kantornya, Jumat (24/8/2018) menyebut ada dua tersangka. Keduanya berstatus mahasiswa dan mahasiswi.

Hanya saja ia belum berkenan mengungkap nama atau inisialnya karena saat ini masih dalam tahap pengembangan. "Nanti kalau sudah lengkap laporannya saya akan konferensi pers, saat ini anggota baru laporan awal," terang Kombes Abioso.

Ia hanya membocorkan kedua pasangan mahasiswa tersebut memang sudah ada niatan untuk membunuh bayi hasil buah cinta keduanya.

"Jadi bukan meninggal karena proses persalinan yang dilakukan tanpa bantuan medis, tapi sebenarnya bayi lahir sehat, lalu dibekap hingga meninggal lalu dikubur," terang Abioso.

Iapun menjelaskan sementara hanya itu yang bisa dia sampaikan. Lebih lengkapnya akan diterangkan dalam jumpa pers dalam waktu dekat.

Sebelumnya diberitakan ada orok bayi ditemukan terkubur di komplek Masjid Al Wali Kelurahan Sambiroto, Kecamatan Tembalang, Rabu (22/8/2018) kemarin.

Meski telah terkubur, warga berhasil menemukan karena ada beberapa hal yang mencurigakan yakni gundukan tanah yang bertabur bunga.

Sekilas memang tempat dipendamnya orok bayi tersebut seperti sebuah makam. Orok tersebut ditemukan oleh warga saat bersih-bersih usai melaksanakan penyembelihan hewan kurban. Warga merasa curiga dengan gundukan tanah bertabur bunga yang menyerupai makam.

"Saat digali memang benar ada sesosok orok bayi. Warga kemudian melaporkan temuan tersebut kepada security masjid dan dilanjutkan ke petugas kepolisian," terang Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi kala itu. Kini kasus tersebut dilimpahkan ke Polrestabes Semarang untuk ditindaklanjuti. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved