Musim Kemarau

Dua Kecamatan di Kabupaten Tegal Krisis Air Bersih Paling Parah

Kecamatan Warureja dan Suradadi menjadi prioritas penyaluran lantaran krisis air bersih sudah sangat parah

Dua Kecamatan di Kabupaten Tegal Krisis Air Bersih Paling Parah
TRIBUNJATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Kecamatan Warureja dan Suradadi menjadi prioritas penyaluran lantaran krisis air bersih sudah sangat parah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sejumlah kecamatan di Kabupaten Tegal mengalami krisis air bersih akibat terdampak kemarau. Semisal Kecamatan Jatinegara, Kedungbanteng, Warureja, dan Suradadi.

Namun, ada dua kecamatan yang alami krisis paling parah. Karena itu, dua daerah tersebut menjadi prioritas penyaluran atau droping air bersih yang dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal.

Dari daerah kekeringan air bersih itu, Kecamatan Warureja dan Suradadi menjadi prioritas penyaluran lantaran krisis air bersih sudah sangat parah

"Warureja dan Suradadi sudah krisis air bersih parah. Sehingga menjadi prioritas pengiriman (air bersih)," kata Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Siswono, Jumat (24/8/2018).

Desa di dua kecamatan itu yang paling parah yakni Desa Rangunmulya, Banjarturi dan Banjaragung.

Tiga desa itu membutuhkan air bersih setiap hari. Berbeda dibandingkan desa lainnya yang meminta air bersih dengan jangka waktu 2-3 hari.

"Tiga desa itu membutuhkan air setiap hari. Lantatan lahan resapan air seperti lahan hijau, semakin berkurang. Selain itu, faktor kemarau kali ini yang diprediksi hingga September, menjadi penyebab lainnya," jelasnya.

PMI Kabupaten Tegal sudah menyalurkan air bersih sekitar 392 ribu liter. 40 persennya disalurkan di dua kecamatan yang paling parah terdampak kekeringan tersebut.

Dari 392 ribu liter itu, air bersih yang disalurkan ke Kecamatan Suradadi sebanyak 120 ribu liter, Kecamatan Warureja sebanyak 170 ribu liter. Air bersih disalurkan ke 6 desa di masing-masing kecamatan itu.

Untuk jumlah total penduduk yang mendapatkan air bersih yakni Kecamatan Warureja sebanyak 16.915 jiwa, dan Kecamatan Suradadi sebanyak 9.403 jiwa. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved