Pemkot Solo akan Tawarkan Pekerjaan Baru bagi Jukir Lanjut Usia
Tawaran ganti pekerjaan diberikan Pemkot Solo kepada juru parkir (jukir) lanjut usia di Solo. Alasannya, jukir yang sudah tua dinilai riskan
Penulis: akbar hari mukti | Editor: iswidodo
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Tawaran ganti pekerjaan diberikan Pemkot Solo kepada juru parkir (jukir) lanjut usia di Solo. Alasannya, jukir yang sudah tua dinilai riskan saat melakukan pekerjaannya tersebut.
Hal itu diungkapkan Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, M Usman, Minggu (26/8/2018).
"Sudah disosialisasikan ke pengelola parkir di Solo. Jadi mereka nanti ganti pekerjaan, tidak jadi jukir lagi," terangnya.
Menurutnya, bidang pekerjaan pengganti ini di bidang perkebunan, perdagangan, hingga jasa.
Selain riskan saat bekerja, Usman menerangkan ada sejumlah keluhan bahwa jukir yang sudah tua relatif tak banyak membantu pemilik kendaraan di lokasi parkir.
Ia menuturkan, alternatif pekerjaan kepada mereka saat ini dalam proses pematangan.
"Sinergi dilakukan kepada instansi lain yang membidangi UMKM dan jasa, dan lain-lain," ujar dia.
Pencatatan seluruh jukir berusia lanjut usia di Solo juga sedang dilakukan Pemkot Solo.
"Sampai saat ini ada 396 jukir berusia 60-84 tahun, dari 3.100 jukir terdata. Tentu kita data lagi," papar dia.
Ketua Asosiasi Parkir Surakarta (Asparta), Ngadiyo menjelaskan, bila Pemkot Solo telah melakukan sosialisasi terkait hal tersebut. Ia mengaku mengapresiasi langkah Pemkot Solo.
"Kami telah meneruskan hal itu ke teman-teman jukir," urainya. (*)