Breaking News:

Gerakan Periksa Kerapian SMK Bina Utama Kendal Raih Penghargaan Leprid

Senin (27/8) pagi, ribuan siswa SMK itu berbaris rapi untuk menciptakan rekor baru pada buku catatan rekor Leprid.

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Senin (27/8) pagi, ribuan siswa SMK Bina Utama berbaris rapi untuk menciptakan rekor baru pada buku catatan rekor Leprid. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kabupaten Kendal merupakan kabupaten yang putra-putrinya mempunyai segudang prestasi. Setelah Bupati Kendal, Mirna Annisa mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) atas kreativitasnya dalam mencipta lagu, sekarang gantian siswa-siswi SMK Bina Utama Kendal meraih penghargaan dari Lembaga prestasi yang sama.

Senin (27/8) pagi, ribuan siswa SMK itu berbaris rapi untuk menciptakan rekor baru pada buku catatan rekor Leprid.

Pada hari itu, mereka melakukan penciptaan rekor 'Gerakan Periksa Kerapian 14 Gerakan dengan Jumlah Peserta Terbanyak. Dalam penciptaan rekor itu, sebanyak 1.436 siswa baik putra dan putri dilibatkan.

Siswa dan siswi itu nampak rapi dan kompak menampilkan gerakan periksa kerapian.

Tak sedikitpun gerakan yang cacat ditampilkan oleh siswa dan siswi SMK Bina Utama itu.
Bahkan yel-yel yang mereka nyanyikan pun juga mereka tunjukkan dengan kompak dan rapi. Selaras dengan aksi mereka, pakaian seragam yang mereka kenakan pun juga rapi dan bersih.

Kepala SMK Bina Utama, Susandari menerangkan penciptaan rekor ini muncul dari kegiataan pembinaan karakter siswa di sekolahnnya. Dalam kegiatan itu, pihak sekolahnya menggandeng Koramil 01 Kendal untuk turut serta. Pada kegiatan Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik) kepada para murid muncul hal menarik saat ribuan siswanya menunjukan gerakan periksa kerapian.

"Ketika para siswa melakukan gerakan periksa kerapian, mereka melakukannya dengan kompak sehingga gerakan yang mereka lakukan nampak bagus dan menimbulkan kesan disiplin. Oleh sebab itu kami muncul ide untuk melakukan inisiasi penciptaan rekor itu secara bersama-sama," jelasnya.

Ia menerangkan karena siswanya sudah terbiasa dengan menjaga kerapian dan kekompakan, pihaknya hanya membutuhkan waktu untuk melatih siswanya selama dua hari berturut-turut untuk penciptaan rekor itu. Menurutnya berkat hasil latihan dan usaha yang siswanya lakukan, pada hari itu pihaknya akhirnya berhasil membuahkan penciptaan rekor yang ditorehkan kedalam buku rekor Leprid.

"Dengan adanya ini nantinya akan memotivasi siswa dan siswi kami untuk berprestasi dan menciptakan rekor lainnya di bidang lain," paparnya.

Sementara itu, Ketua Umum Leprid, Paulus Pangka menerangkan aksi yang dilakukan oleh SMK Bina Utama Kendal itu merupakan aksi pertama dalam penciptaan rekor dalam Gerakan Periksa Kerapian yang dilakukan oleh sekolah. Sehingga SMK Bina Utama Kendal tercatat sebagai sekolah pertama menciptakan rekor gerakan Periksa Kerapian dengan jumlah peserta terbanyak.

"Apresiasi kami berikan pada hari ini (27/8) dan kami meminta siswa-siswinya untuk menunjukan gerakan periksa kerapian dan kami hitung jumlahnya. Oleh sebab itu mereka pantas mendapatkan penghargaan itu," terangnya.

Menurutnya pihaknya sudah berkali-kali memberikan penghargaan bagi para insan kabupaten Kendal Menurutnya kabupaten Kendal sangatlah banyak warganya yang berprestasi yang sangat membanggakan.

"Setidaknya ini ke Lima kalinya memberikan penghargaan bagi insan Kendal," terangnya.

Ia mengatakan lima penghargaan itu diantaranya penghargaan gowes ontel mengellilingi alun-alun Kaliwungu sebanyak 413 kali, Pencipta lagu termuda yakni Jefri Setiawan yang saat itu berusia 11 tahun 5 bulan, gerakan Literasi terbanyak oleh SMA 2 Kendal, Penghargaan untuk bupati Kendal tas kreatifitasnya dalam mencipta lagu berjudul Asli Kendal, dan Gerakan Periksa Kerapian dengan jumlah peserta terbanyak di SMK Bina Utama. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved