Pemberangkatan BRT Koridor VI Pindah di Fakultas Teknik Unnes

Tempat pemberangkatan BRT Koridor VI di shelter Jalan Sekaran Raya dipindah ke shelter Fakultas Teknik Unnes.

Pemberangkatan BRT Koridor VI Pindah di Fakultas Teknik Unnes
tribunjateng/reza gustav
Tempat pemberangkatan BRT Koridor VI di shelter Jalan Sekaran Raya dipindah ke shelter Fakultas Teknik Unnes. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNNATENG.COM, SEMARANG - Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang telah memindah tempat pemberangkatan (Pool) Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang Koridor VI (rute Unnes-Undip), Jumat (24/8/2018) lalu.

Tempat pemberangkatan yang tadinya terletak di shelter Jalan Sekaran Raya telah dipindah ke shelter Fakultas Teknik Unnes.

Plt Kepala BLU UPTD Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan karena adanya perbaikan jalan di sekitaran Jalan Sekaran Raya yang berdampak pada shelter pemberangkatan awal.

“Bangunan shelter lama terkena proyek perbaikan jalan, sehingga untuk pool pemberangkatan awal dipindah menuju shelter Fakultas Teknik Unnes,” ujarnya, hari ini, Senin (27/8/2018).

Sementara itu, perwakilan dari Rektor Unnes, Dekan Fakultas Teknik Dr Nur Qudus, M.T sangat menyambut baik adanya shelter baru tersebut.

Ia berharap para penumpang, khususnya para mahasiswa dapat menggunakan dan memanfaatkan fasilitas yang ada secara maksimal.

Sebagai informasi, BRT Trans Semarang koridor VI tersebut mulai beroperasi sejak 31 Maret 2017 lalu.

Tarifnya terbilang terjangkau, yakni untuk pelajar atau mahasiswa seharga Rp 1.000 dan umum Rp 3.500.

Tarif tersebut sesuai dengan peraturan Wali Kota Semarang Nomor 16 A tahun 2017, kecuali untuk hari Minggu dan hari besar nasional.

Masyarakat dapat menikmati layanan BRT Trans Semarang mulai pukul 5.30 sampai pukul 17.45 WIB.

“Kami berharap masyarakat berpartisipasi dalam mengurangi angka kemacetan yang sering terjadi. Terutama pada jam padat, pagi dan sore hari, saat pulang kerja dan pulang sekolah, dengan naik BRT Trans Semarang,” lanjut Ade.

Ia menambahkan, meskipun pool pemberangkatan berpindah, namun masyarakat tetap dapat menggunakan layanan BRT Trans Semarang dari shelter pemberangkatan yang baru tersebut.

“Dengan tarif yang terjangkau hanya seribu rupiah (pelajar dan mahasiswa), mereka dapat menikmati layanan transportasi ini menuju ke pusat kota dengan cara menuju koridor lain di shelter transit point, kemudian berganti dengan bus tujuan tanpa dikenai tarif tambahan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved