Bangunan di Bantaran Sungai BKT Akan Dibongkar Seluruhnya Pertengahan Oktober Mendatang

Dinas Perdagangan Kota Semarang menggelar sosialisasi relokasi pedagang kaki lima (PKL) Barito yang berada di Kelurahan Karangtempel

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang menggelar sosialisasi relokasi pedagang kaki lima (PKL) Barito yang berada di Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, di Aula Kelurahan Karangtempel, Kamis (30/8/2018).

Sosialisasi itu sebagai tindaklanjut kesepakatan antara PKL dengan Wali Kota Semarang yang bersedia direlokasi ke kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Dalam sosialisasi yang diikuti 536 PKL di Kelurahan Karangtempel itu, disepakati para PKL akan pindah ke lokasi baru awal Oktober mendatang.

Kemudian, seluruh bangunan di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) akan dibersihkan atau dibongkar pada pertengahan Oktober.

Kesepakatan tersebut sebenarnya meleset dari target semula. Sebelumnya, Dinas Perdagangan telah menargetkan seluruh bangunan di Jalan Barito sudah bersih pada Agustus ini.

Akan tetapi adanya penolakan dari PKL Karangtempel, rencana tersebut gagal dilakukan.

"Dulu memang banyak penolakan tapi sekarang semua sudah sepakat dan bersedia direlokasi. Meski molor, tapi kami berusaha menghindari konflik horizontal sehingga semua PKL bisa terakomodir," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, usai sosialisasi.

Ia memaparkan, PKL Barito yang masih bertahan di bantaran Sungai BKT hingga saat ini lebih dari 600 PKL. Jumlah tersebut terdiri dari 536 PKL di Kelurahan Karangtempel, sisanya di Rejosari dan Bugangan sekitar 65 PKL serta di Mlatiharjo sekitar 95 PKL.

"PKL Bugangan dan Rejosari akan bergeser gabung dengan Karangtempel di MAJT. Sedangkan Mlatiharjo kemarin kami perkirakan 70 PKL, ternyata setelah dihitung ulang itu total jadi 95 PKL. Mereka akan kami tempatkan di Pasar Barito Baru Penggaron," paparnya.

Halaman
123
Penulis: m zaenal arifin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved