Asian Games 2018

Tak Hanya Cegah Aksi Terorisme, Polri Juga Antisipasi Jambret di Penutupan Asian Games 2018

Polri bersama TNI, dan pihak-pihak terkait akan fokus dalam keamanan, terutama mencegah aksi terorisme serta kemacetan lalu lintas.

Tak Hanya Cegah Aksi Terorisme, Polri Juga Antisipasi Jambret di Penutupan Asian Games 2018
Tribunnews.com
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia akan terus fokus pada pengamanan penyelenggaraan Asian Games 2018, sampai pada penutupan Minggu (2/9/2018) mendatang, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (2/10/2018).

“Kita masih ada lebih kurang 3-4 hari lagi, Kamis, Jumat Sabtu, Minggu, masih ada beberapa cabang, kami terus amankan,” kata Tito usai menggelar rapat pelaksanaan pengamanan upacara penutupan Asian Games 2018 di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (30/8/2018).

Polri, kata Tito, bersama TNI, dan pihak-pihak terkait akan fokus dalam keamanan, terutama mencegah terjadinya aksi terorisme serta kemacetan lalu lintas.

Tito mengatakan, pihaknya telah merencanakan rekayasa lalu lintas saat upacara penutupan Asian Games. Menurut dia, akan ada penutupan jalan di sejumlah titik di area sekitar SUGBK, Jakarta.

“Tadi sudah kita susun kantong parkirnya, kemudian sistem masuk keluarnya, penutupan arus, nanti pak Royke (Kepala Korlantas Polri Irjen Royke Lumowa) dan Dirlantas harus menjelaskan, penutupan lalu lintas pada saat clossing ceremony,” kata Tito.

Selain itu, lanjut Tito, pihaknya juga mewaspadai gangguan keamanan kejahatan jalanan, seperti copet, jambret, pencurian kendaraan motor-motor yang diparkir.

Lebih lanjut, Polri, akan mengerahkan 9.422 personil untuk mengamankan upacara penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/10/2018).

“Kita siapkan pasukan 9.422 gabungan Polri, TNI, dan Pemda satpol PP, Damkar, ambulans dan lain-lain, khususnya untuk quick respon bila terjadi apa-apa,” Tito.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) Erick Thohir, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI), Raja Sapta Oktohari.

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis dan Pangdam Jaya Mayjen Joni Supriyanto beserta jajarannya. Hadir pula Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, Kakorlantas Polri Irjen Pol Royke Lumowa, dan Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto.(Kompas.com)

Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved