Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Disdikbud Kendal Dorong SMP Negeri Gelar UNBK Bertambah Tahun Depan

menambah jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang dapat menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 2019

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: galih permadi
Tribun Jateng/Dini
ILUSTRASI - 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal tengah berupaya menambah jumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri yang dapat menyelenggarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di 2019

Kepala Disdikbud Kendal, Agus Rifai menjelaskan menurutnya pada tahun depan yakni tahun 2019 akan terjadi kenaikan SMP Negeri di kabupaten Kendal yang mampu menyelenggarakan UNBK di sekolahnya masing-masing.

"UNBK dilaksanakan terutama bagi mereka (sekolah) yang sudah mempunyai fasilitas komputer dan jaringannya yang sudah memadai, oleh sebab itu diwajibkan menyelenggarkaan UNBK," jelasnya.

Agus menjelaskan jumlah SMP Negeri di Kendal yang sudah mampu menyelenggarakan UNBK pada tahun 2018 ini yakni baru sebanyak 11 sekolah.

Padahal total SMP Negeri di Kendal yakni sebanyak 50 Sekolah.

Menurutnya pihaknya juga mendorong pihak sekolah untuk berupaya agar pada tahun 2019 para sekolah mampu menyelenggarakan UNBK sehingga tidak melakukan ujian tertulis.

"Semisal masih belum memadai komputer dan fasilitasnya maka bisa meminjam komputer dan melaksanakannya di SMA atau SMK yang dekat agar tetap dapat mengikuti UNBK" paparnya.

Upaya untuk menambah fasilitas sekolah agar dapat melaksanakan UNBK di sekolah juga tengah dilakukan oleh SMP N 2 Boja.

Kepala SMP N 2 Boja, Hartanto menerangangkan saat ini pihaknya tengah berupaya menggandeng para wali murid agar memiliki peran dalam menunjang fasilitas pendidikan sekolah terutama untuk pelaksanaan UNBK.

"Untuk dapat terselenggara UNBK, komputer yang harus tersedia harus 85 saat ini kami baru 13. Harapanya Para orang tua ikut membantu menyukseskan kami untuk menyelenggarakan UNBK di sekolah kami," jelasnya.

Ia menjelaskan, apabila hingga waktu pelaksanaan UNBK tiba dan sekolahnya tidak mampu menyediakan fasilitas untuk UNBK yang memadai maka pihaknya akan meminjam komputer di SMA dan SMK di dekat sekolah untuk melakasanakan UNBK.

"Oleh sebab itu kami kami berharap wali murid memahami kondisi sekolah saat ini," pungkasnya

Namun pihaknya akan terus berupaya agar sekolahnya dapat melaksanakan UNBK.

Pasalnya menurutnya jika siswa tidak melaksanakan di UNBK di sekolahnya sendiri akan berdampak pada Psikologis muridnya.

"Psikologis murid akan mengalami tekanan karena tidak ada persiapan melakukan ujian dengan komputer dan melaksanakan ujian tidak di sekolahnya sendiri yang nantinya bisa berdampak pada nilai ujian mereka. Oleh sebab itu kami tidak ingin seperti itu," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved