Nissan March Ditabrak KA Bathara Kresna di Solo, Kasatlantas Polresta Solo Sebut Sopir Mobil Lalai

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafii pun menilai sang sopir, Ismunanto lalai dalam mengendarai kendaraannya tersebut

Nissan March Ditabrak KA Bathara Kresna di Solo, Kasatlantas Polresta Solo Sebut Sopir Mobil Lalai
Istimewa
Petugas Dishub Solo mengecek Mobil Nissan March yang ditabrak KA Bathara Kresna, Jumat (31/8/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Mobil Nissan March ditabrak KA Bathara Kresna di depan RST Slamet Riyadi, Laweyan, Solo, Jumat (31/8/2018) pagi.

Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Syafii pun menilai sang sopir, Ismunanto lalai dalam mengendarai kendaraannya tersebut.

Kompol Imam memaparkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara segera setelah kecelakaan tersebut terjadi.

Menurut Kompol Imam, hasil pemeriksaan laka kereta itu menunjukkan bahwa si sopir Nissan March, Ismunanto melakukan kelalaian.

"Dari hasil pemeriksaan, laka terjadi karena sopir kurang fokus atau kurang memperhatikan jalan," terangnya, Jumat siang.

Ismunanto, papar Kompol Imam Syafii, tak memperhatikan ada kereta yang datang dari arah barat ke timur, pada saat ia keluar dari RST Slamet Riyadi menuju ke Jalan Slamet Riyadi Solo.

"Padahal, klakson kereta sudah dibunyikan, tetapi karena tak fokus jadi tak mendengarkan," ujarnya.

Kasatlantas pun memaparkan, akibat laka tersebut, mobil Nissan March mengalami ringsek utamanya di bagian depan mobil.

Juga, roda depan sebelah kanan Nissan March juga copot akibat dari laka tersebut.

Tetapi, tiga penumpang di dalam mobil yakni Ismunanto beserta istri dan anaknya dapat selamat.

Sebelumnya, agar peristiwa serupa tak kembali terjadi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop VI Yogyakarta akan segera menambah rambu di kawasan tersebut.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengatakan bila rambu-rambu itu segera dipasang untuk menekan kecelakaan kendaraan dengan kereta api di sepanjang jalan protokol di Kota Solo.

"Segera kita upayakan penambahan rambu-rambu di jalan protokol," paparnya, Jumat siang.
Wacana penambahan rambu-rambu di sekitar jalan Protokol pun, paparnya, segera pihaknya koordinasikan dengan seluruh pihak terkait. Di antaranya Dishub Solo, Ditjen Perkeretaapian, hingga Kementerian Perhubungan.

"Hal tersebut bertujuan agar warga dan pengendara tahu bahwa ada kereta api yang lewat di perlintasan Jalan Slamet Riyadi," papar dia. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved