Nikmatnya Sruput Kopi dari Tiga Daerah Lereng Gunung Slamet di Gbugs Shelter Tegal

Sedapnya kopi dari dataran tinggi di lereng Gunung Slamet memang belum dikenal masyarakat luas.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Mamdukh Adi Priyanto
Barista tengah meracik kopi, di kedai kopi Gbugs Shelter, Bumijawa, Kabupaten Tegal.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Sedapnya kopi dari dataran tinggi di lereng Gunung Slamet memang belum dikenal masyarakat luas.

Untuk memperkenalkan kopi lokal gunung itu, sejumlah kedai kopi sudah berani menyajikannya berjejer dengan kopi yang yang dikenal sebelumnya, semisal Temanggung, Bowongso Wonosobo, Toraja dan Gayo Aceh.

Kopi lereng Gunung Slamet itu sudah disajikan di kedai kopi Gbugs Shelter, Bumijawa, Kabupaten Tegal.

Kedai yang berada di kawasan wisata Guci Tegal itu menyediakan biji kopi yang dihasilkan tiga daerah yang berada di lereng Gunung Slamet.

Antara lain kopi Gunungsari, Kecamatan Pulosari Pemalang; kopi Bumijawa, Kabupaten Tegal; Kopi Dawuhan, Kecamatan Sirampog; dan kopi Kaligua, Kecamatan Paguyangan. Dua nama terakhir dari Kabupaten Brebes.

"Basically, Gbugs Shelter merupakan tempat nongkrong di wilayah atas di Guci yang menyediakan kopi- kopi lokal dari lereng Gunung Slamet," kata pemilik kedai kopi, Syamsul Fauzan.

Menurutnya, tujuannya menghadirkan kopi lokal di kedainya untuk membumikan kopi dari daerah sendiri.

"Kopi- kopi dari luar kota sudah banyak, semisal dari Temanggung, Toraja. Dan di sini, lereng Gunung Slamet, banyak tanaman kopi yang rasanya tidak kalah dengan kopi dari daerah lain. Banyak kopi yang bagus," ucapnya.

Potensi tersebut, kata dia, belum dieksplorasi secara maksimal.

Kopi Gunungsari Pemalang (Gurilang) memiliki rasa unik. Dimana ada pencampuran rasa kecut, pahit, dan harum menyatu menjadi satu.

Sementara, kopi yang berasal dari lereng Gunung Slamet di Brebes, yakni kopi Dawuhan dan Kaligua mempunyai karakter dan cita rasa unik.

Untuk jenis arabica, Kopi Dawuhan dan Kaligua karakter rasanya asam serta ada aroma rempah-rempah. Rasa serupa pun terdapat pada kopi Bumijawa Kabupaten Tegal.

Untuk penikmat kopi bungkus, ada baiknya menjajal kopi dari biji asli yang dibuat langsung para penyeduh kopi atau istilah trendinya disebut barista di Gbugs Shelter.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved