Besok PSIS Latihan di Magelang, Jafri: Saya Teruskan Program Pelatih Lama
PSIS Semarang bakal mengawali latihan di Magelang mulai Senin (3/9) besok.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: galih permadi
Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang bakal mengawali latihan di Magelang mulai Senin (3/9) besok.
Sebelumnya, skuat Mahesa Jenar menjalani program peningkatan fisik dalam pemusatan latihan (TC) di Bandungan, selama hampir sepekan.
Sesuai dengan program pelatih baru PSIS, Jafri Sastra, usai menjalani program peningkatan fisik, Jafri baru akan memfokuskan timnya berlatih tactical.
Sekedar informasi, hanya tinggal menghitung hari Jafri akan memulai debutnya melatih PSIS di Liga 1 saat bertandang ke markas PSMS Medan pada 12 September mendatang.
Jafri mendapat tantangan berat memberi hasil positif bagi PSIS di setiap pertandingan sisa di Liga 1. Sebab posisi PSIS saat ini terancam degradasi ke Liga 2 musim depan. Mampukah?.
"Mulai besok kita sudah masuk dalam tahap tactical. Belum ada perkembangan apa-apa. Tapi kalau dari segi fisik alhamdulillah sudah bagus," kata Jafri saat dihubungi melalui telepon, Minggu (2/9/2018).
Pelatih berdarah minang ini berharap skuat asuhannya bisa menjaga fisik dengan baik sampai kompetisi Liga 1 kembali digulirkan.
"Artinya, sekarang ini pemain tinggal mempertahankan apa yang sudah tercapai. Kita tinggal maintenance karena tinggal ngulang program pelatih sebelumnya ini.
"Jadi tidak bisa saya prosentasekan. Tapi kalau dari setelah melawan PSS itu saya lihat aspek fisik sudah membaik," sambung pelatih asal Payakumbuh, Sumatera Barat ini.
Bagi Jafri, fisik pemain merupakan poin penting baginya sebelum lanjut pada tahap latihan selanjutnya.
"Sepak bola itu kalau fisiknya tidak bagus pemain juga susah nanti dalam mengaplikasikan tehnik. Siapapun pemainnya sehebat apapun, harus fisik dulu yang bagus," katanya lebih lanjut.
Dalam latihan taktikal yang mulai diadakan besok di Magelang, Jafri memastikan tidak akan banyak melakukan perubahan.
"Yang pasti melanjutkan apa yang sudah ada saja. Saya tidak mungkin merubah program yang sudah ada secara total. Walaupun nantinya ada tapi tidak akan ada perubahan yang signifikan," kata Jafri yang sebelumnya menangani tim Persis Solo di Liga 2.
Jika melihat skema PSIS sebelumnya, formasi 4-3-3 menjadi andalan pelatih PSIS terdahulu, Vincenzo Alberto Annese di setiap pertandingan Liga 1.
Vincenzo hanya menggunakan formasi berbeda yakni 4-2-3-1 di dua pertandingan terakhirnya melawan Persab Brebes dan Bhayangkara FC, sebelum lengser dari kursi kepelatihan.
Bisa saja skema ini akan diperdalam lagi oleh Jafri selama memimpin latihan di Magelang.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/psis-berlatih_20180831_110210.jpg)