Perbaikan Jalan Menuju Wisata Cacaban Kabupaten Tegal Diusulkan Masuk APBD 2019

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal, Agus Salim menyebut bahwa kondisi kini sangat parah sejak adanya galian C.

Perbaikan Jalan Menuju Wisata Cacaban Kabupaten Tegal Diusulkan Masuk APBD 2019
Tribun Jateng/Akhtur Gumilang
Sejumlah perahu terlihat bersandar di pinggir Waduk Cacaban, di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, terlihat sepi pada Sabtu (28/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, semakin meluas.

Kerusakan jalan tidak hanya di sejumlah desa di wilayah Pantura, tapi juga terjadi di wilayah Kecamatan Kedungbanteng, khususnya di ruas jalan menuju objek wisata Waduk Cacaban.

Ruas jalan di Desa Dukuhjati Kidul-Cacaban sepanjang dua kilometer itu, rusak parah akibat mobilitas truk pengangkut tanah urug. 

Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tegal, Agus Salim menyebut bahwa kondisi kini sangat parah sejak adanya galian C.

"Kondisinya parah sejak adanya galian C di Dukuhjati. Kerusakan jalan itu terjadi sejak proyek pembangunan jalan Tol Brebes-Pemalang yang melintasi Kabupaten Tegal," kata Agus saat ditemui Tribunjateng.com, Minggu (2/8/2018).

Dia mengungkapkan, sejumlah bukit di wilayah Dukuhjati, Kecamatan Pangkah, digali untuk pengurugan jalan tol.

Sementara, dump truk pengangkut tanah urug yang hendak mengurug jalan tol tersebut, kerap menggunakan akses jalan menuju wisata Cacaban

"Jalan sangat parah. Tidak hanya berlubang dan bergelombang, tapi jalan juga tertimbun tanah urukan," ujar Agus yang juga Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Tegal itu. 

Kerusakan jalan tersebut, sangat berdampak kepada masyarakat karena setiap musim kemarau, jalan akan berdebu.

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved