Musibah Kebakaran

Kesaksian Karyawan Saat Detik-detik Pabrik Popok Bayi Terbakar Dahsyat

Tampak beberapa karyawan pabrik popok bayi di Kawasan Industri Candi Jalan Gatot Subroto tiba di lokasi, Senin (3/9/2018) pagi.

Penulis: Bare Kingkin Kinamu | Editor: iswidodo
tribunjateng/bare kingkin kinamu
Tampak beberapa karyawan pabrik popok bayi di Kawasan Industri Candi Jalan Gatot Subroto tiba di lokasi, Senin (3/9/2018) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tampak beberapa karyawan pabrik popok bayi di Kawasan Industri Candi Jalan Gatot Subroto tiba di lokasi kejadian, Senin (3/9/2018) pagi.

Pabrik ini ludes terbakar dilalap si jago merah sejak kemarin, Minggu (2/9/2018) sekitar pukul 18.30 WIB.

Saat kejadian para karyawan shift dua sedang beristirahat.

Ada tiga shift di pabrik ini yakni mulai pukul 07.00 - 15.00 WIB, 15.00 - 23.00 WIB, dan 23.00 - 07.00 WIB

Saat kejadian ada sekitar 50 pekerja shift dua yang sedang beristirahat di area lobi.

"Saya dapat kabar dari dalam ada api, kami pas istirahat di lobi. Pas jam masuk kerja lagi api sudah membesar dan kami semua sudah tidak bisa masuk lagi," tutur Sari, karyawan pabrik popok bayi yang kala itu mendapat shift kedua.

Tampak pagi ini Tim Pemadam Kebakaran masih ada di lokasi kejadian.

Atap pabrik itu sudah roboh dan menimpa serta menutupi bahan popok bayi sehingga menyulitkan tim pemadam kebakaran memadamkan api. Rencananya akan didatangkan alat berat untuk menggeser atap yang menutupi tersebut sehingga kemudian tim pemadam kebakaran bisa segera menjinakkan api.

"Untuk pegawai kami yang ada di blok 9, sementara kami pindah di kantor lama yang ada di blok 15," tutur Wakil General Manager Pabrik Popok, Febrian Waluyo, kepada Tribunjateng.com.

Tampak raut sedih terpancar dari wajah beberapa pekerja. Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved