Meski Bupati Mangkir, Bawaslu Brebes Teruskan Proses Hukum Dugaan Colong Start Kampanye Parpol

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Brebes telah memanggil Bupati Brebes, Idza Priyanti kedua kalinya.

Meski Bupati Mangkir, Bawaslu Brebes Teruskan Proses Hukum Dugaan Colong Start Kampanye Parpol
mamdukh adi priyanto

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,BREBES - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Brebes telah memanggil Bupati Brebes, Idza Priyanti kedua kalinya.

Namun, pemanggilan kedua itu tetap tidak diindahkan orang nomor satu di Kota Bawang itu.

Pemanggilan itu terkait dugaan pelanggaran kampanye yang dianggap colong start kampanye Pemilu 2019 saat acara karnaval dalam rangka memeriahkan HUT RI.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Brebes, Wakro, menuturkan meskipun bupati mangkir dari pemanggilan itu, proses hukum akan terus berlanjut.

"Tidak hadirnya bupati untuk dimintai klarifikasi soal dugaan pelanggaran kampanye tidak mempengaruhi proses hukum. Bawaslu dan Gakkumdu akan memproses dan mempelajari dugaan pelanggaran tersebut," tegas Wakro.

Dalam pemanggilan kedua pada Jumat (31/8/2018) lalu, kehadiran bupati diwakilkan kepada Sekda Brebes, Emastoni Ezam, dengan bukti surat kuasa yang ditandangani bupati.

Hal tersebut pun menjadi perbincangan masyarakat di media sosial. Lantaran sekda yang merupakan pembantu pimpinan pemerintah daerah bisa menjadi pembantu kader partai politik.

Dalam surat kuasa yang dilayangkan kepada Bawaslu, bupati menuliskan bahwa telah memberikan kuasa kepada sekda untuk memberikan keterangan terkait kegiatan Karnaval dalam rangka HUT ke-73 RI.

Terpisah, Bupati Idza Priyanti, menuturkan dirinya mewakilkan pemanggilan Bawaslu kepada sekda lantaran ada kegiatan di Kecamatan Bumiayu.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved