Breaking News:

Tribun Campus

Pendidikan Kimia Unimus Kembangkan Entrepreneurship berbasis Lingkungan

Program ini, bagian dari hibah Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) sejak 2016, sebagai upaya penyelesaian masalah

istimewa
Warga PKK Rt 03 Rw 02 Kedungmundu Semarang 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Faizal M Affan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pendidikan Kimia Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) mengembangkan Entrepreneurship Kimia berbasis Lingkungan melalui limbah rumah tangga menjadi pupuk cair.

Program ini, bagian dari hibah Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) sejak 2016, sebagai upaya penyelesaian masalah lingkungan dan peningkatan pengembangan.

Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unimus, Eny Winaryati mengatakan, ada tiga program yang dilaksanakan pada tahun ke-3 yaitu pengolahan limbah kertas-plastic, berkolaborasi pemberdayaan sekolah, dan masyarakat.

“Kolaborasi ini lebih pada penguatan kemitraan yang sudah dijalin sebelumnya di SMA Muhammadiyah 1 Semarang dan SMA Negeri 15 Semarang, serta warga PKK Rt 03 Rw 02 Kedungmundu Semarang,” kata dia, Senin (3/9).

Lanjut dia, pengolahan sampah organik untuk kalangan rumah tangga lebih ditekankan pada pengolahan limbah rumah tangga melalui proses komposer diubah menjadi pupuk cair.

“Pupuk yang sudah dihasilkan, dapat dijual atau dimanfaatkan kembali. Pengelolaan sampah melalui Bank Sampah juga sangat penting,” imbuhnya.

Pengelolaan sampah, kata dia, melalui Bank sampah telah mulai berkembang dengan pesat. Menabung melalui Bank sampah sangat banyak manfaatnya. Seseorang dapat menabung hanya dengan menggunakan sampah.

“Inilah yang menjadi alasan tim entrepreneurship kimia berbasis Lingkungan kembangkan,” ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved