Ratusan Tukang Bangunan Ikuti Sertifikasi, Ini Tujuannya

Ratusan tenaga konstruksi (tukang bangunan) dari berbagai kota Kabupaten Kota di Jawa Tengah melakukan uji sertifikasi

Ratusan Tukang Bangunan Ikuti Sertifikasi, Ini Tujuannya
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Ratusan Tukang Bangunan Dilakukan Sertifikasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan tenaga konstruksi (tukang bangunan) dari berbagai kota Kabupaten Kota di Jawa Tengah melakukan uji sertifikasi, Selasa (4/9).

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Juang 45 merupakan program dari Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Pada sertifikasi tersebut para pekerja konstruksi diuji kemampuan sesuai dengan bidangnya.

Peserta sertifikasi, Nur Slamet (42), mengatakan sertifikasi tersebut sangat menguntungkan. Dirinya dapat dengan mudah mencari pekerjaan.

"Saya ini tukang batu. Upah saya biasanya Rp 120 ribu setiap harinya. Adanya sertifikat ini bisa ada peningkatan misal mandor," ujar warga Rejosari.

Ia berharap adanya sertifikasi ini para pekerja konstruksi dapat lebih maju. Disamping itu lebih banyak lapangan kerja sehingga dapat menyerap tenaga konstruksi.

"Adanya sertifikasi kami bisa lebih dipercaya," tuturnya.

Senada, peserta sertifikasi Suryo Diryo (45) menilai kegiatan sertifikasi ini sangat bagus untuk para pekerja kontruksi. Adanya Sertifikasi para pekerja dapat diakui keahliannya.

"Kalau kerja dibangunan itu tidak perlu ijasah yang penting kuat. Tapi pengalaman kerja itu harus diakui," ujar warga Pengapon.

Menurutnya, hal terpenting bagi para pekerja konstruksi tersediannya lapangan kerja. Dirinya merasa selama ini jarang mendapat panggilan kerja kontruksi.

"Saya cuma kenek. Honor saya cuma Rp 80 ribu per hari. Itupun belum tentu ada pekerjaan setiap bulannya.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved