Terminal Terboyo Ditutup

Yacob Pedagang Terminal Terboyo Tak Peduli Tidak Ada Pembeli

Yacob Pedagang Terminal Terboyo Tak Peduli Tidak Ada Pembeli. Mereka menolak direlokasi meski terminal Terboyo ditutup bagi bus

Yacob Pedagang Terminal Terboyo Tak Peduli Tidak Ada Pembeli
tribunjateng/m zainal arifin
Proses penutupan Terminal Terboyo Kota Semarang yang dilakukan sejak Sabtu (1/9) lalu, masih menyisakan persoalan. Para pedagang yang berjualan di dalam area terminal tetap bertahan dan menolak direlokasi. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Proses penutupan Terminal Terboyo Kota Semarang yang dilakukan sejak Sabtu (1/9) lalu, masih menyisakan persoalan. Para pedagang yang berjualan di dalam area terminal tetap bertahan dan menolak direlokasi.

Pantauan Tribun Jateng, Senin (3/9), seluruh pedagang masih membuka usahanya di dalam area terminal yang akan dibongkar seiring perubahan status dari tipe A menjadi tipe C dan akan dibangun menjadi terminal petikemas dan parkir truk.

Puluhan pedagang bahkan menggelar aksi dengan berupaya menghalangi beberapa truk dump yang melakukan pekerjaan pengurukan landasan terminal, kemarin. Namun, usaha para pedagang tidak membuahkan hasil dan truk-truk tetap melanjutkan pekerjaannya.

Seorang pedagang, Yacob Mustandyo mengatakan, dirinya dan pedagang lain enggan pindah ke tempat yang disediakan yaitu Pasar Banjardowo, karena lokasinya dinilai tidak layak. Sehingga para pedagang memutuskan untuk bertahan meski tak ada pembeli yang datang.

"Pasar Banjardowo itu adalah area bekas pasar yang bukan untuk terminal sebetulnya. Kami menginginkan direnovasi dulu sebelum kami dipindah ke sana. Jadikan tempat yang layak. Kalau sekarang kan tidak layak sama sekali menurut pandangan kami sebagai pedagang," kata Mustandyo.

Ada sekitar 216 pedagang berbagai usaha di Terminal Terboyo. Ia menambahkan, pedagang ingin relokasi ke Pasar Banjardowo bersifat sementara karena kondisinya sepi pengunjung. Pedagang khawatir jika selamanya berada di pasar tersebut, maka tidak akan ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kami minta ada surat keputusan dari Pemkot Semarang yang menyatakan jika pembangunan terminal sudah selesai, kami (pedagang--red) bisa kembali berjualan di terminal," pintanya.

Saat awal rencana pembangunan Terminal Terboyo, para pedagang dijanjikan akan dipindah ke Terminal Mangkang. Akan tetapi, janji tersebut hanya sebatas ucapan yang tidak ada realisasinya. Pedagang justru akan dipindah ke Pasar Banjardowo yang notabene berada di daerah pinggir Kota Semarang.

"Sampai sekarang kami belum mendapat kepastian nantinya akan ditempatkan di mana. Yang jelas, kami menolak ditempatkan di Pasar Banjardowo," tegasnya.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, M Khadik mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mencarikan tempat yang layak dan cocok untuk para pedagang eks Terminal Terboyo. Menurutnya, lokasi yang saat ini memungkinkan adalah di Pasar Banjardowo.

"Kami dulu sudah memfasilitasi untuk pindah ke Terminal Mangkang. Tapi mereka banyak permintaan hingga akhirnya pihak Terminal Mangkang hanya menerima pembukaan tiket bus. Kenapa di Banjardowo? Karena lokasi itu yang berada di bawah kewenangan Pemkot Semarang dan paling memungkinkan," katanya.

Untuk Terminal Penggaron yang notabene berada di bawah kewenangan Dishub Provinsi Jawa Tengah, katanya, tidak bisa dipakai untuk relokasi pedagang karena tempatnya tidak mencukupi. Ia berharap, para pedagang untuk legawa mengikuti arahan Dishub karena lokasi eks Terminal Terboyo akan segera dibongkar.

"Kalau nanti setelah pindah dan pembangunan selesai, jika memungkinkan bisa pindah lagi. Tapi kan terminalnya bukan lagi untuk penumpang melainkan parkir truk dan barang," tandasnya.

Sementara untuk bus, Khadik menyebutkan, saat ini sudah tidak ada lagi bus yang masuk ke Terminal Terboyo. Sesuai izin trayek yang ada, bus AKAP masuk ke Terminal Mangkang dan bus AKDP ke Penggaron.

"Nanti eks Terminal Terboyo kita manfaatkan fasilitas parkir dan bongkar muat. Jadi fasilitas parkir selama kan belum ada. Nanti truk-truk yang parkir di pinggir jalan wajib parkir di Terboyo," jelasnya. (tribunjateng/cetak/nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved