Breaking News:

KSP Sekawan Abadi Sejati Perluas Jaringan Melalui Merger

Guna memperluas jaringan, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sekawan Abadi Sejati mengambil strategi merger dengan tiga KSP.

hermawan endra
Direktur Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sekawan Abadi Sejati (tengah baju putih), Dwindata F Lasso melakukan penandatanganan kerjasama di meeting room Hotel New Puri Garden Semarang, Rabu (5/9). 

Laporan wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Guna memperluas jaringan, Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Sekawan Abadi Sejati mengambil strategi merger dengan tiga KSP. Mereka antara lain KSP Barokah di Kabupaten Pekalongan, KSP Mutiara di Sleman dan KSP Pahala di Gunung Kidul.

Wakil Ketua KSP Sekawan, Trioni A. Lasso, menjelaskan dengan terbitnya Kepmenkop dan UKM RI No. 000746/PAD/M.KUKM2/VIII/2018 tgl 29 Ags 2018, Tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar, maka proses penggabungan telah resmi.

Sejalan dengan penggabungan (merger) koperasi ini, total outstanding pinjaman per akhir tahun 2017 sebesar Rp 31,5 milyar, setelah bergabung naik sekitar 30% dari posisi akhir tahun tersebut.

Selain peningkatan volume pinjaman dan perluasan wilayah pelayanan anggota yang berdomisili di tiga Kabupaten tersebut, penggabungan ini juga membuktikan komitmen koperasi dalam penyaluran pinjaman skala kecil.

Hal ini tampak dari komposisi pinjaman dibawah Rp10 juta yang pada 2017 disalurkan kepada 1.094 anggota dan setelah penggabungan jumlah peminjam dengan plafond tersebut meningkat menjadi 4.685 anggota.

“Hal ini membuktikan komitmen kami bahwa salah satu tujuan penggabungan ini adalah untuk memperluas layanan, terutama kepada usaha skala mikro kecil," kata Trioni A. Lasso, didampingi Bendahara dan Direktur KSP Sekawan, Santi Devi serta Dwindata F. Lasso saat penandatanganan PKS dengan PT FINNET, Rabu (5/9) di Semarang.

Setelah penggabungan ini, jaringan layanannya berada di Kabupaten Pemalang, Kabupaten dan Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kabupaten Sleman, Kabupaten Gunung Kidul, yang meliputi Wonosari, Kecamatan Tepus, Kecamatan Playen, dan Kecamatan Karangmojo, selain Kota dan Kabupaten Semarang.

Sementara itu, Leader Management Officer Fintech PT Finnet Indonesia, Firmanto A.P menjelaskan, kerjasama ini membuka lembaran baru bagi korporasi dalam memasuki era financial technologi (fintech) dan memperkuat jaringan usaha koperasi.

Aplikasi fintech bagi BPR/KSP dapat memberi manfaat diantaranya mampu mengidentifikasi pembayaran nasabah sehingga menghindarkan transfer tanpa nama.

Kemudian memperbanyak loket penerimaan pembayaran dengan menghemat biaya (SDM & Infrastruktur). Adanya fitur email/sms tagihan/pembayaran untuk meningkatkan collection sehingga mengurangi denda bagi nasabah.

"Selain itu pemantauan pembayaran secara dapat dilakukan secara realtime. Serta embantu nasabah dalam melakukan pembayaran tagihan jastel, listrik, PAM dan pembelian pulsa," katanya.

Bendahara KSP Sekawan, Pahala Santi Devi menambahkan, pihaknya perlu mengikuti perkembangan teknologi dalam menjalankan kegiatannya atau dikenal dengan istilah digitalisasi koperasi. Sebab, bila tidak mengikuti tren teknologi koperasi bakal sulit bersaing.

“PKS dengan PT. FINNET (Telkom Grup) dimaksudkan untuk lebih memberi kemudahan kepada anggota, dimana nantinya peminjam dapat mengangsur pinjamannya di Kantor Pos, ATM, MBanking, Alfa Mart, dan channel pembayaran modern yang lain,” kata Pahala Santi Devi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved