Ucapkan Selamat ke Ganjar di Kantor Gubernur, Petani Boyolali Bawa Oleh-oleh Sayuran

Dia berkata kedatangan para petani itu berniat mengucapkan selamat untuk Ganjar, setelah dilantik kembali menjadi gubernur.

Ucapkan Selamat ke Ganjar di Kantor Gubernur, Petani Boyolali Bawa Oleh-oleh Sayuran
Tribun Jateng/Daniel Ari Purnomo
Seorang petani saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di kantor gubernur, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (6/9/2018) siang.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah petani berbondong-bondong mendatangi Kantor Gubernur Jawa Tengah di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (6/9/2018) siang. Mereka ingin bertemu sang gubernur, Ganjar Pranowo.

Para petani asal Boyolali itu sempat menunggu di lobi kantor. Dalam tempo serupa, gubernur sedang menggelar konfrensi pers dengan puluhan jurnalis, terkait hari pertama bertugas.

"Ini bawa oleh-oleh dari Boyolali untuk Pak Ganjar. Hasil kebun. Ada sayuran kol, wortel, tomat," kata salah satu petani, Ramidi.

Dia berkata kedatangan para petani itu berniat mengucapkan selamat untuk Ganjar, setelah dilantik kembali menjadi gubernur.

Pun dia ingin menyampaikan sekelumit keluhan mewakili warga Desa Senden, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Beberapa di antaranya berupa pipanisasi, perbaikan rumah tak layak huni dan Kartu Tanda Anggota (KTA) petani tembakau.

Usai konfrensi pers, Ramidi dan sejumlah rekannya diperbolehkan bertemu Ganjar.

"Saya ingin memperbaiki rumah yang hampir roboh tetapi keadaan saya tidak mampu, tidak bisa beli material. Semoga bapak bisa bantu saya," pinta Ramidi dalam bahasa jawa krama.

"Jenengan gadah siti? Niku sitine piyambak nopo sanes? Jenengan minta keterangan mboten mampu, sesuk diusulke, kekne kulo. (Anda punya tanah? Itu tanah milik sendiri atau orang lain? Anda minta keterangan tidak mampu, besok diusulkan, kasihkan saya)," kata Ganjar.

Selain Ramidi, Bagyo juga mengutarakan keinginan warga Desa Senden terkait pipanisasi.

Menurutnya, banyak warga di Kecamatan Selo dan Ampel kekurangan air bersih selama musim kemarau ini.

"Kami berharap adanya pipanisasi nantinya dapat mencegah kekeringan di wilayah desa kami," imbuhnya.(*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved