Breaking News:

Alat Vital Terpotong Kepalanya Masih Bisa Berfungsi Normal

Alat Vital Terpotong Kepalanya Masih Bisa Berfungsi Normal kata dr. Andi Sugiarto SpRM, Seksolog RS Tlogorejo Semarang

Penulis: yayan isro roziki | Editor: iswidodo
tribunjateng/dok
dr. Andi Sugiarto SpRM | Pakar Seksologi RS Tlogorejo Semarang 

News Analysis oleh dr. Andi Sugiarto SpRM | Pakar Seksologi RS Tlogorejo Semarang

TRIBUNJATENG.COM - Terpotongnya kepala penis, tentu akan berpengaruh terhadap sensitivitas organ vital tersebut. Sebab, pusat rangsangan dan saraf perasa penis yang paling sensitif berada di bagian kepala penis.

Alat vital yang terpotong kepalanya, kelak masih bisa berfungsi untuk bereproduksi. Tergantung, seberapa panjang sisa alat vital yang masih ada.

Hanya, tentu tak akan bisa sempurna, layaknya penis yang masih utuh. Sebab, sensitivitas akan berkurang. Hanya berkurang, tidak sama sekali hilang.

Pun demikian dengan reproduksi. Kepala penis tak berkait dengan organ reproduksi sperma. Sperma diproduksi di bagian testis atau buah zakar.

Karena itu, kepala penis yang terpotong saat proses khitan, sebaiknya segera dilakukan bedah rekonstruksi. Hal ini, untuk menghindari tertutupnya saluran kencing dan saluran sperma.

Selain rekonstruksi fisik, yang perlu diperhatikan adalah pemulihan mental korban. Sebab, tentu ia akan mengalami syok.

Korban harus diedukasi dan didampingi . Diyakinkan, bahwa alat vitalnya masih akan tetap bisa berfungsi normal, meski tak sesempurna seperti organ yang masih utuh.

Analoginya, hampir sama dengan jari yang terpotong hingga pangkal kuku, ia masih bisa digunakan untuk menulis dan aktivitas lainnya. (tribunjateng/cetak/yan)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved