Mantan Kadis Pilih Mundur tak Sanggup Cari Uang untuk Gubernur

Dody mengaku hanya bertahan setahun menjadi anak buah Zumi Zola. Sebab, dia tak sanggup selaku Kadis PUPR diminta mencari uang

Mantan Kadis Pilih Mundur tak Sanggup Cari Uang untuk Gubernur
tribunjambi
Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Jaksa KPK menghadirkan sepuluh saksi dalam sidang kasus suap dan gratifikasi Gubernur nonaktif Jambi Zumi Zola di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, pada Kamis (6/9).

Salah satu saksi yang dihadirkan adalah mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi, Dody Irawan.

Dalam kesaksiannya, Dody mengaku hanya bertahan setahun menjadi anak buah Zumi Zola.

Sebab, dia tak sanggup selaku Kadis PUPR terus diminta mencari uang fee proyek ke kontraktor untuk keperluan Zumi Zola.

Permintaan dilakukan melalui orang kepercayaan Zumi, yakni ajudan pribadi Apif Firmansyah dan Asrul Pandapotan Sihotang.

"Satu tahun saya jadi Kepala Dinas. Alasan saya mengundurkan diri, saya sudah tidak kuat ada permintaan dari Apif dan Asrul yang minta uang untuk Pak Gubernur," ungkap Dody.

Permintaan uang itu beberapa kali dilakukan hingga pada suatu waktu Dody tidak sanggup memenuhinya.

Sebab, uang yang diminta untuk dicarikan pada saat itu adalah sebanyak Rp 60 miliar.

Oleh karena itu, akhirnya Dody memutuskan mengundurkan diri sebagai Kadis PUPR.

"Enggak sanggup saya memenuhi permintaan fee. Mereka kalau minta selalu alasannya untuk Pak Gubernur," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved