Pengadilan Niaga Semarang Kabulkan Gugatan PKPU Konsumen Apartemen Royal D'Paragon

Pengadilan juga menunjuk dua pengurus, yakni Azet Hutabarat dan Khairul Anwar sebagai pengurus proses lanjutan PKPU.

Pengadilan Niaga Semarang Kabulkan Gugatan PKPU Konsumen Apartemen Royal D'Paragon
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Ilustrasi Apartemen 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gugatan yang dilayangkan ke Pengadilan Niaga Semarang, soal Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap pengembang apartemen PT D'paragon Labbaika Miranti, dikabulkan.

Disampaikan oleh, Panitera Muda Niaga, Pengadilan Niaga Semarang, Afdlori, bahwa hal tersebut benar.

Soal putusan PKPU sementara, atas gugatan salah satu konsumen D'Paragon, yakni Ika Pawitra Miranti, dikabulkan.

Baca: Dijanjikan Kerja Jadi Pelayan Kafe, Dua Remaja Malah Jadi PSK di Malaysia

Putusan dikabulkannya PKPU itu, diputuskan oleh Hakim Ketua Bayu Isdiyatmoko, dan PKPU sementara adalah 45 hari, setelah putusan dengan Hakim Pengawas, Edy Suwanto.

"Meski pada 12 Oktober 2018, pengadilan sendiri akan kembali menggelar sidang penetapan," ujarnya, Jumat (7/9/2018).

Adapun, pengadilan juga menunjuk dua pengurus, yakni Azet Hutabarat dan Khairul Anwar sebagai pengurus proses lanjutan PKPU tersebut.

Bahkan, mekanisme utang pun juga akan dibahas dengan pihak terkait.

Berdasarkan informasi sebelumnya, pengembang PT D'paragon Labbaika Miranti digugat konsumennya ke Pengadilan Niaga Semarang karena gagal memenuhi kewajibannya, yakni menyerahkan apartemen, sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati.

PKPU tersebut diajukan oleh salah seorang konsumen perusahaan properti itu, yakni Ika Pawitra Miranti.

Gugatan, tersebut bermula ketika pemohon membeli tiga apartemen di Royal D'paragon Residance Apartemen, pada Juli 2016.

Pembelian tiga apartemen itu, senilai Rp 721 juta yang telah dibayar lunas oleh pemohon, bahkan ada perjanjian untuk akan segera dilakukan penyerahan.

Namun, janji penyerahan itu tidak teralisasi, bahkan termohon diketahui justru menyerahkan pembangunan apartemen itu ke pengembang lainnya.(*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved