Breaking News:

KECELAKAAN LALULINTAS

DETIK-DETIK Bus Pariwisata Ngebut di Turunan Masuk Jurang Tewaskan 21 Orang

"Pas mau masuk ke Bravo, itu ada turunan. Saya sudah ingatkan. Hati-hati pak. Sopir bilang, 'Oke'. Tiba-tiba bus loncat dan masuk jurang,"

Editor: iswidodo
KOMPAS.com/BUDIYANTO
Bus yang masuk jurang di Cikidang, Sukabumi, Jawa barat, Sabtu (8/9/2018). 

Dendi mengatakan, dirinya yang bertugas mengawal rombongan ini juga sempat memperingatkan ke seluruh sopir bus rombogan untuk berhati-hati.

"Saya memberikan pengarahan dan langsung mengawal dalam perjalanan dengan mengendarai motor, namun sebelum tempat kejadian sebuah bus tersebut hendak nyalip motor yang saya kendarai saat di turunan letter S. Saat itu jarak motor yang saya kendarai dengan bus sekitar kurang lebih 200 meter dan bus tersebut masuk ke jurang," jelasnya.

Dari video amatir yang diunggah pemilik akun Facebook Saepul Anwar, terlihat bus pariwisata berwarna biru itu sudah dalam keadaan terbalik dan terperosok ke dalam jurang. Tampak beberapa korban lainnya tertindih bus dan ditutupi oleh daun pisang. Selain itu, terlihat korban tewas mengenakan kaus berwarna putih dan merah di bagian lengannya.

Para warga dan penumpang selamat tampak mengerubungi bus dan korban tewas tersebut. Kemudian terlihat beberapa orang berpakaian sama bejalan-jalan di sekitar lokasi kejadian. Warga pun tampak melakukan evakuasi untuk menyelamatkan korban selamat.

Bus berada dalam posisi menghujam ke tanah. Hidung bus pun ringsek. Sejumlah korban dengan kondisi luka parah bergeletakan di sekitar bus. Sejumlah warga sekitar berdatangan ke lokasi kejadian setelah mendengar benturan keras dan ledakan. Bahkan, seorang warga, Sumitra mengaku sempat mendengar jeritan yang diduga dari para penumpang bus.

"Terdengar suara ledakan dan orang menjerit. Warga sekitar ini yang mendengar langsung berlarian ke arah suara ledakan," ujar Sumitra.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudho Wisnu Andiko mengatakan, korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata di jalur alternatif Jalan Cikidang-Pelabuhan Ratu hingga Sabtu sore, berjumlah 21 orang. "21 orang (meninggal dunia)," ujar Truno.

Ia mengatakan, saat ini kepolisian masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan yang terjadi di jalur Letter S tersebut. Sehingga belum diketahui penyebab kecelakaan, kronologi peristiwa, dan angka pasti korban dalam peristiwa ini.

Hingga saat ini, kata Truno, Polres Sukabumi dan Ditlantas Polda Jabar tengah menangani kecelakaan tersebut. Selain itu, tim kedokteran kepolisian turut serta mambantu di tempat kejadian perkara (TKP) dan di rumah sakit tempat para korban dievaskuasi. "Polda Jabar sedang upayakan awal terhadap korban-korban terlebih dahulu prioritas," ujar dia. (tribunjateng/cetak/tribun network/tim/coz)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved