Breaking News:

Empat Kades di Kabupaten Semarang Resmi Mengundurkan Diri Karena Jadi Caleg

Hal tersebut berdasarkan data serta informasi Dispermades Kabupaten Semarang.

Penulis: deni setiawan | Editor: suharno
kompas.com
Rekomendasi dan keputusan Bawaslu untuk meloloskan bakal calon legislatif mantan narapidana koruptor munculkan polemik panjang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Empat kepala desa (kades) yang ikut serta mencalonkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) resmi mengundurkan diri.

Hal tersebut berdasarkan data serta informasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Semarang.

"Awalnya ada enam kades. Tetapi saat kami konfirmasi, dipastikan ada empat kades. Yang dua kades lainnya tidak jadi karena tidak memperoleh restu dari keluarga," kata Kabid Pemerintahan Desa Dispermades Kabupaten Semarang Aris Setyawan kepada Tribunjateng.com, Minggu (9/9/2018).

Baca: 3 TPS Wajib Disiapkan Tiap Desa di Kabupaten Semarang saat Pilkades

Dia memperinci, keempat kades yang dimaksud itu adalah Kades Kawengen Kecamatan Ungaran Timur, Kades Doplang Kecamatan Bawen, Kades Banyukuning Kecamatan Bandungan, serta Kades Kuwarasan Kecamatan Jambu.

"Adapun yang membatalkan diri ikut serta pada Pileg Kabupaten Semarang 2019 adalah Kades Pabelan Kecamatan Pabelan dan Kades Wonorejo Kecamatan Pringapus. Secara mekanisme perundang-undangan, terhadap keempat kades tersebut kami pun sudah membuat serta menyerahkan SK pemberhentiannya," ujar Aris.

Dia mengutarakan, berdasarkan catatan yang dimilikinya, SK Pemberhentian Jabatan Kades tersebut ditandatangani Bupati Semarang Mundjirin sebanyak 2 tahap.

Tahap pertama pada 9 Agustus 2018 untuk Kades Banyukuning Kecamatan Bandungan.

Tahap kedua kepada Kades Kawengen, Doplang, dan Kuwarasan pada 13 Agustus 2018.

"Sehari setelah penyerahan SK pemberhentian itu, Bupati Semarang menunjuk Penjabat Sementara (Pj) Kades yang juga telah kami sesuaikan dengan tata aturan dalam Undang-Undang Desa. Penjabat itu adalah pegawai pemerintahan di tingkat kecamatan atau dinas setempat,” tuturnya.

Baca: Mobil Barracuda Brimob Polda Jateng Terguling di Ungaran

Kades Pabelan Kecamatan Pabelan Edi Purnomo mengutarakan, sebelumnya dia memang berniat untuk ikuti Pileg Kabupaten Semarang Tahun 2019 tersebut.

Dirinya mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif melalui Partai Demokrat.

"Tetapi dalam perjalanannya, ternyata berkas-berkas persyaratan administrasi pencalonan diri cukup banyak serta rumit. Ternyata pula saya secara pribadi tidak bisa melengkapinya. Karena itu saya menyampaikan tidak bisa melanjutkan keinginan tersebut –mundur—dari pencalonan,” tukas Edi. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved