Ini Perbedaan Atlet eSports dengan Para Pecandu Game

Jam bermain yang sangat tinggi dan kurang beristirahat, menjadi dua cap negatif yang biasa.

Ini Perbedaan Atlet eSports dengan Para Pecandu Game
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Esports 

TRIBUNJATENG.COM - Menggeluti olahraga elektronik eSports kerap kali menimbulkan stigma negatif kepada para pemain.

Jam bermain yang sangat tinggi dan kurang beristirahat, menjadi dua cap negatif yang biasa disebutkan apalagi di masyarakat yang masih asing dengan olahraga elektronik tersebut. 

Namun, Anna Surti Ariani, pakar kejiwaan anak, keluarga, dan pendidikan dari Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara para penggelut olahraga eSports dengan mereka yang mengalami kecanduan.

Perbedaan mendasar antara para profesional olahraga eSportsdengan para pecandu Anna jelaskan melalui terdapatnya target pribadi yang jelas pada diri para profesional.

Target pribadi ini Anna gambarkan melalui disiplin tinggi dan target yang jelas serta terukur, sedangkan para pecandu cenderung bermain tergantung pada mood mereka.

"Kalau eSports, disiplinnya jelas. Kalau yang gaming disorder, sebenarnya tergantung mood. Kalau dia lagi capek, ya engga. Kalau misalnya lagi mau, ya main," jelas Anna pada konferensi pers peluncuran High School League 2018 di Hotel Atlet Century Park, Kamis (6/9/2018).

"Gak bisa tuh kalau misalnya mau berprestasi di eSports. Gak mungkin tergantung mood," tuturnya lagi.

Menurut Anna, saat ini para ahli sedang mengusulkan satu kondisi kejiwaan tertentu untuk dimasukkan ke dalam Diagnostic and Statistical Manual (DSM), sejenis kitab para psikolog dan psikiater dalam memberikan diagnosis ketika seseorang mengalami gangguan tertentu.

Kondisi kejiwaan itu Anna sebut sebagai internet gaming disorder.

Usulan terkait internet gaming disorder ini didasarkan pada munculnya fenomena kecanduan yang menyelimuti para pecinta video-game.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved