Kebiasaan Gigit Kuku Bikin Perempuan Australia Terkena Kanker Langka

Setidaknya inilah yang diklaim oleh Courtney Whithorn, perempuan 20 tahun yang tinggal di Australia.

Kebiasaan Gigit Kuku Bikin Perempuan Australia Terkena Kanker Langka
AndreyPopov
Ilustrasi menggigit kuku 

TRIBUNJATENG.COM - Siapa sangka kebiasaan kecil mengigit kuku bisa berujung penyakit berbahaya.

Setidaknya inilah yang diklaim oleh Courtney Whithorn, perempuan 20 tahun yang tinggal di Australia.

Whithorn punya kebiasaan buruk menggigit kuku sepanjang waktu.

Dia bahkan seolah mengunyah ibu jarinya karena kukunya bisa dibilang habis.

Kondisi jarinya tersebut bisa ditutupi oleh Whithorn di depan keluarga dan teman-temannya.

Hingga dia menyadari kukunya berubah menjadi hitam.

Ketika memeriksakan diri, dokter menyarankan kepadanya untuk melakukan pencangkokan demi menghilangkan titik hitam itu.

Sayangnya, biopsi justru mengungkapkan bahwa dia mengalami kanker langka di bagian bawah kukunya.

Dokter mendiagnosis Whithorn dengan melanoma lentiginous acral.

Itu merupakan bentuk kanker kulit yang berkembang di telapak tangan, telapak kaki, atau bagian bawah kuku.

Halaman
123
Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved