Kebiasaan Gigit Kuku Bikin Perempuan Australia Terkena Kanker Langka

Setidaknya inilah yang diklaim oleh Courtney Whithorn, perempuan 20 tahun yang tinggal di Australia.

AndreyPopov
Ilustrasi menggigit kuku 

Namun, perlu diingat, kebiasaan menggigit kuku yang serius bisa menyebabkan masalah kesehatan lain seperti masalah gigi hingga infeksi.

Apalagi, di bawah kuku biasanya merupakan sarang bakteri seperti salmonella dan E coli yang bisa berpotensi jadi "pembunuh" berbahaya, kata Dr. Richard Scher, pakar gangguan kuku.

Di samping itu, menggigit kuku juga bisa menyebabkan kulit robek dan rentan terhadap infeksi paronychia yang menyebabkan nanah keluar dari jari. (KOMPAS.COM)

Editor: suharno
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved