UPDATE Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Ini Dia Daerah yang Dilewati

Jalan Tol Semarang-Demak yang direncanakan dimulai akhir tahun 2018 ini akan menggunakan lahan pesisir pantai Pulau Jawa

UPDATE Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Ini Dia Daerah yang Dilewati
tribunjateng/putut dwi putranto/dok
FOTO DOKUMEN kondisi desa di Sayung pinggir pantai Laut Jawa Jalan Tol Semarang-Demak yang direncanakan dimulai akhir tahun 2018 ini akan menggunakan lahan pesisir pantai Pulau Jawa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jalan Tol Semarang-Demak yang direncanakan dimulai akhir tahun 2018 ini akan menggunakan lahan pesisir pantai Pulau Jawa. Dengan begitu, jalan tol yang akan difungsikan menjadi tanggul laut itu bakal memanjang di sepanjang pesisir pantai.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sri Puryono menjelaskan, lahan yang dibutuhkan untuk jalan tol tersebut mencapai 535 hektar, meningkat dari sebelumnya 189 hektar.

Sebagian lahan di daratan akan diganti untung oleh pemerintah namun lahan yang berada di pesisir pantai tidak akan diganti rugi.

KONTRAKAN - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Heru Sudjatmoko mengunjungi rumah kontrakan Ganjar Pranowo di  Jalan Tengger Timur Raya, Gajahmungkur, Kota Semarang, Rabu (27/8/2018)
Heru Sudjatmoko dan Sri Puryono 

"Sudah. Kita ada juga pembebasan lahan milik masyarakat, kalau (lahan) yang di laut itu dikuasai negara, tinggal memberi patok," kata Puryono, Jumat (7/9).

Ia mengatakan, sejauh ini, perkembangan jalan tol tersebut masih terus berproses. Saat ini, mestinya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selesai melakukan lelang untuk pekerjaan proyek.

Sementara, untuk lelang penyusunan Detail Enginering Design (DED) jalan Tol Semarang-Demak seksi I telah selesai dengan pemenang PT Adhiyasa Desicon. Perusahaan yang beralamat di Jalan Perdana Raya Banyumanik menang dengan nilai penawaran Rp 2,05 miliar.

"Tol Semarang-Demak saat ini masih berproses, mestinya sudah harus selesai lelang dengan pihak ketiga dengan kementerian PU," kata Puryono.

"Di daerah juga sudah mulai ada titik terang untuk dilaksanakan. Penetapan lokasi (penlok) juga sudah selesai," imbuhnya.

Jalan tol Semarang-Demak dibangun untuk meningkatkan aksebilitas dan kapasitas jaringan jalan dalam melayani kawasan utara Jawa. Seperti diketahui, kepadatan lalu lintas kawasan utara Jawa ini cukup tinggi.

Selain itu, jalan tol ini juga difungsikan untuk mengatasi banjir rob yang kerap terjadi di ibu kota Jawa Tengah dan Kabupaten Demak.

Lokasi pembangunan jalan tol yang menjadi tanggul laut mulai dari Kelurahan Terboyo Kulon, Kelurahan Terboyo Wetan, dan Kelurahan Trimulyo (Kota Semarang).

Sementara, di Kabupaten Demak, yaitu Desa Sri Wulan, Desa Bedono dan Desa Purwosari.

Jangka waktu pengadaan tanah dari Maret 2018 hingga Desember 2018.
Sementara jangka waktu pembangunan jalan tol ini ditarget selama 2 tahun. Pembangunan dimulai pada Januari 2019 hingga Desember 2020. (tribunjateng/cetak/kpc/ira)

Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved