Warga Margokerto Jepara Bentuk Forum Perjuangkan Lingkungannya dari PLTU

Deklarasi pembentukan forum ini dilakukan Senin (10/9/2018) malam di kediaman Hadi Priyanto, tokoh masyarakat Desa Bondo.

Warga Margokerto Jepara Bentuk Forum Perjuangkan Lingkungannya dari PLTU
IST
Forum warga Tanjungjati bersatu. 

TRIBUNJATENG.COM - Tidak tahan dampak berkelanjutan  yang ditimbulkan oleh PLTU Tanjungjati B Jepara, tokoh masyarakat, ketua RT dan  RW di Dukuh Margokerto, Desa Bondo akhirnya membentuk Forum Warga Tanjungjati Bersatu.

Deklarasi pembentukan forum ini dilakukan Senin (10/9/2018) malam di kediaman Hadi Priyanto, tokoh masyarakat Desa Bondo.

Forum yang terdiri dari 14 orang ini diketuai oleh Hadi Priyanto sedang  kepengurusannya terdiri dari para ketua RT, RW dan tokoh masyarakat.

Harapannya  forum ini  dapat memperjuangkan hak-hak warga untuk mendapatkan   lingkungan hidup yang sehat sebagaimana diatur dalam undang-undang.

Sebab masyarakat sadar, bahwa keberadaan PLTU sangat penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik nasional hingga  mereka harus hidup berdampingan dalam jangka lama.

Sebenarnya dampak kehadiran PLTU ini telah lama dirasakan oleh warga padukuhan yang Margokerto yang berdampingan langsung dengan PLTU.

Dukuh ini terletak disebelah barat PLTU yang hanya dibatasi oleh sungai Kaliaman.

"Kalau  angin timur sepertimusim ini, abu batu bara bukan hanya mematikan tanaman cabai, terong, kacang tanah dan ketimun, tetapi debu melayang batu bara yang diduga  sangat beracun masuk  kedalam rumah dan kamar penduduk. Warga tiap hari menghirup racun," ujar Sudriyo, mantan Kepala Dusun Margokerto.

Baca: Gudang Mebel di Jepara Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 400 Juta

Bahkan menurut  Sudriyo,  beberapa tahun yang lalu saat cerobong PLTU bocor puluhan hektare  tanaman petani mati karena hujan asam. Petani memang dapat ganti rugi.

"Tetapi tingkat kesuburan tanah menjadi sangat menurun karena pengaruh hujan asam hingga tanah tak lagi produktif," ujar Sudriyo.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved