Ketua KPU Kabupaten Semarang Bisa Saja Setiap Hari Jumlah DPT Terus Berkurang
Dia juga dapat memastikan apabila jumlah DPT Kabupaten Semarang Pemilu Tahun 2019 akan senantiasa berubah
Penulis: deni setiawan | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang Guntur Suhawan telah menerima surat rekomendasi dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Semarang pada Sabtu (8/9/2018).
Berkenaan hal itu pula sebagai tindak lanjut, KPU Kabupaten Semarang bersama Bawaslu Kabupaten Semarang serta perwakilan partai politik peserta Pemilu Tahun 2019 menggelar rapat koordinasi di Kantor KPU Lantai III Jalan Ahmad Yani Ungaran Kabupaten Semarang, Rabu (12/9/2018).
“Besok, Kamis (13/9/2018) siang, kami juga akan melaksanakan Rapat Pleno Penyempurnaan atau Hasil Perbaikan DPT Pemilu Tahun 2019 Kabupaten Semarang di sini –Kantor KPU Kabupaten Semarang--,” kata Guntur kepada Tribunjateng.com, Rabu (12/9/2018).
Dia menyampaikan, rakor yang dilaksanakan itu adalah berkait tentang dugaan data (DPT) ganda. Dimana itu muncul dari 2 masukan yakni melalui Bawaslu Kabupaten Semarang serta Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Semarang.
“Sebenarnya itu adalah isu nasional. Dan telah menjadi kewajiban kami pula untuk menindaklanjutinya. Satu di antaranya melalui kroscek. Misalnya terkait adanya DPT ganda identik maupun tidak identik,” jelasnya.
Meskipun demikian, lanjutnya, tidak sepenuhnya data yang dibeberkan Bawaslu Kabupaten Semarang maupun parpol tersebut benar. Jikapun ada data ganda, itu kecil kemungkinannya. Sebagai contoh adalah dari hasil temuan ada DPT jumlahnya sekitar 56 ribu di Kecamatan Sumowono.
“Padahal, jika melihat DPT Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah yang juga dijadikan Daftar Pemilih Sementara (DPS), lalu menjadi DPT Pemilu 2019, hanya sekitar 26 ribu. Itu hasil telaah kami dan dipastikan tidak semuanya benar,” tandas Guntur.
Dia juga dapat memastikan apabila jumlah DPT Kabupaten Semarang Pemilu Tahun 2019 akan senantiasa berubah bahkan besar kemungkinan akan berkurang. Apabila perubahannya bertambah sangat kecil kemungkinannya.
“DPT yang kami umumkan itu sudah termasuk yang berpotensi sebagai pemilih pemula hingga April 2019 mendatang atau dipastikan sudah berusia 17 tahun ke atas. Mengapa bisa saja jumlah DPT akan berkurang di sini –Kabupaten Semarang--,” tuturnya.
Itu menurutnya, hampir setiap harinya akan ada pergeseran data administrasi kependudukan seperti meninggal dunia atau pindah domisili. Dari dua hal itu, yang secara logika akan terjadi terus di tiap hari adalah meninggal dunia.
“Sebagai contoh 1 hari ada sekitar 10 orang yang meninggal dunia. Itu kan perlu diubah lagi data DPT nya. DPT pun harus kami perbaiki atau sempurnakan. Karenanya kami memang butuh masukan dari berbagai pihak dan hingga jelang hari pemungutan suara, akan terus berubah DPT itu,” tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasidata-rekapitulasi-dpt-ganda-identik_20180912_152006.jpg)