Xiaomi Mulai Garap Pasar Smart TV

Saat ini fokus utama tetap bagaimana caranya kami bawa TV dan mendengarkan pengguna kami yang kami sebut Mi Fans

Xiaomi Mulai Garap Pasar Smart TV
Oik Yusuf/KOMPAS.com
Tombol Home di perangkat Xiaomi Mi5. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Setelah sukses menggarap market smartphone tanah air, Xioami mulai mengenalkan produk baru untuk segmen smart TV. Pekan lalu, perusahaan tersebut baru saja mulai menjual produk smart tv miliknya yang ternyata direspon cukup positif oleh pasar.

Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi menyampaikan, rekam jejak Xiaomi sebagai perusahaan IOT sudah memiliki pengalaman untuk menggarap produk diluar smartphpne. Oleh karena itu, perusahaan mulai menggarap segmen yang saat ini demandnnya juga sudah mulai tumbuh.

“Saat ini fokus utama tetap bagaimana caranya kami bawa TV dan mendengarkan pengguna kami yang kami sebut Mi Fans untuk perbaiki dan improving, jadi target utama kami bukan soal angka (penjualan) tetapi kebutuhan pelanggan,” ujarnya, Senin (10/9).

Saat ini fitur smart TV yang dilepas ke pasar memiliki beragam fitur seperti bisa menjadi monitor, sarana untuk menonton tv dan android TV. Selain itu ada kemampuan patch wall yang merupakan teknologi Xiaomi yang bisa memilih berbagai macam film dan entertainment yang digemari oleh pelanggan.

“Jika bicara demand karena baru launch minggu lalu saya belum bisa bicara banyak, tetapi dari sisi Xiaomi dengan brand dan pengalaman Xiaomi, kami sangat yakin smart TV kami yang dibanderol di bawah rata-rata harga umumnya bisa bersaing,” lanjutnya.

Sepanjang semester I-2018, pasar smart TV mengalami peningkatan 16 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya. Hal itu seiring dengan semakin meleknya masyarakat terhadap teknologi dan gaya hidup yang semakin berkembang. Tak heran bila pemain di segmen smart TV saat ini terus berlomba-lomba menawarkan fitur dan harga yang menarik.

Di sisi lain untuk menggenjot penjualan smartphone, perusahaan akan terus menambah gerai dan service center untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan. Apalagi, saat ini, market share Xiaomi terus mengalami pertumbuhan terutama di segmen smartphone yang sudah menguntit Samsung di posisi kedua.

“Autorizhed Store di berbagai pulau kami targetkan akhir tahun ini punya 40 gerai, sedangkan service center sudah lebih dari 50 gerai tersedia di berbagai pulau dan sudah terkover juga untuk produk smart TV,” tambahnya.

Sementara dengan kondisi di mana rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS), permintaan terhadap produknya belum mengalami perubahan. Hal itu karena perusahaan terus menjaga harga jual di level yang terjangkau oleh konsumen. Oleh karena itu, perusahaan terus optimis penjualannya bisa mengalami pertumbuhan.

“Dari segi Xiaomi sih kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyerap selisih itu, berusaha maksimal untuk maintenance harga,” tandasnya. (Kontan)

Editor: Catur waskito Edy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved