Breaking News:

Benarkah Penjualan Mobil Lesu di Bulan Muharam?

Pemilik lapak 'Berkah Jaya Mobil' di Bursa mobil bekas Carsentro Semarang tersebut menjelaskan bahwa penjualannya tetap laku

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah | Editor: iswidodo
google
ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rupiah yang melemah diakui Slamet tidak membuat penjualan mobil bekas miliknya goyah.

Pemilik lapak 'Berkah Jaya Mobil' di Bursa mobil bekas Carsentro Semarang tersebut menjelaskan bahwa penjualannya tetap laku seperti biasa.

"Penjualan standar dan biasa," akunya kepada Tribunjateng.com, Kamis (13/9/2018).

Bahkan dirinya lebih risau sebab waktu ini sudah masuk Bulan Suro atau Muharam.

Pengalamannya yang berjualan mobil sejak tahun 90 an, sebagian orang banyak yang menunda hajat besar di bulan Suro, termasuk perihal beli mobil.

"Karena di bulan ini biasanya hajat besar tidak dilangsungkan, menikah ditunda, bangun rumah juga ditunda, termasuk beli mobil yang harganya tidak seribu atau dua ribu," jelasnya.

Apalagi pasar mobil bekas miliknya juga didominasi orang daerah, sekitar 70 persen malah dari luar Semarang seperti Demak, Kudus, Pati dan lainnya.

Di mana orang-orang 'timur' masih memegang kepercayaan seperti itu.

Biasanya penjualan bulan Suro menurun hingga 50 persen dibandingkan bulan lainnya.

Meski begitu, Irwan Purbowo, pemilik lapak 'Irwan Mobil' menyebut bahwa Bulan September 2018 ini penjualan mobil bekas miliknya terbilang ramai.

"Awal September 2018 penjualan mobil di sini sudah laku 6 unit. Jadi ramai tidaknya, tergantung kepada faktor bejo yang berpengaruh hingga 60 persen" ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved