Bupati Mirna Janjikan Solusi Masalah CTKI Kendal

Bupati Mirna menerima kedatangan Perwakilan DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Jateng, di ruang kerja bupati.

Bupati Mirna Janjikan Solusi Masalah CTKI Kendal
Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto
Bupati Kendal, Mirna Annisa saat menerima audiensi Perwakilan DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Jateng, di ruang kerja bupati, Kamis (13/9/2018).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Mirna Annisa, menjanjikan solusi atas keluhan yang disampaikan dari Calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) dan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI), mengenai pelayanan Medical Checkup di RSUD Dr Soewondo Kendal.

Pada Kamis (13/9/2018), Bupati Mirna menerima kedatangan Perwakilan DPD Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Jateng, di ruang kerja bupati.

Pada pertemuan tersebut, kata Mirna, keluhan utama yang disampaikan adalah keharusan para CTKI melakukan medical checkup di RSUD dr Soewondo sebagai syarat mendapatkan ID TKI.

"Jadi kalau memang keharusan ini menjadi kendala, maka kami akan carikan solusi agar semua menjadi dapat berjalan lancar" jelasnya.

Menurutnya, solusi yang dapat dilakukan yakni duduk bersama antara Pemkab Kendal dengan para PJTKI serta pihak rumah sakit. Kemudian melakukan perbaikan atas isi Peraturan Bupati yang mengharuskan para CTKI melakukan medical checkup di RSUD dr Soewondo.

"Bisa dicarikan solusi seperti RSUD menjadi induk pelayanan medical checkup namun Satkes (Satuan kesehatan) lainnya juga mendapatkan porsi untuk pelayanan CTKI ini," katanya.

Mirna mengatakan, Pemkab Kendal pun juga akan berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit milik pemerintah. Hal itu guna memberikan pelayanan optimal bagi seluruh masyarakat Kendal tak terkecuali para CTKI.

Sementara itu, Ketua DPD APJATI Jateng, Endro Dwi Cahyono mengaku dapat bernafas lega setelah keluhannya dapat diakomodasi Bupati Kendal. Menurutnya, saat ini CTKI sudah dapat melakukan medical checkup di Satkes lainnya.

"Namun satkes itu sudah memiliki izin dan memenuhi standar dari permenkes yang diperkenankan untuk melakukan pengecekan kesehatan," terangnya.

Dengan itu ia menambahkan dengan diperkenankan satkes lainnya maka para calon TKI mempunyai opsi lain untuk melakukan pengecekan kesehatan sebagai syarat menjadi TKI.

"Di kendal ada 3 satkes yang mendapat izin dari Permenkes satu diamtaranya adalah RSUD dr Soewondo. Sehingga masyarakat dapat memelihin satkes mana yang digunakan," katanya.(*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved