Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Pati : Sampah Kalau Dikelola Bisa Mendatangkan Keuntungan

Bank sampah sudah di mulai dari tingkat sekolah dasar dimana anak-anak diajarkan untuk menabung sampah

Tayang:
Penulis: Lita Febriani | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Lita Febriani
Bupati Pati, Haryanto, saat memimpin apel World Clean Up Day di Halaman Pasar Puri, Pati. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Momentum World Clean Up Day dijadikan ajang bagi pemerintah Kabupaten Pati untuk menggerakkan masyarakatnya agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Menggelar apel pagi di Halaman Pasar Puri, Pati, Sabtu (15/9/2018), Bupati Pati, Haryanto, menuturkan,  masyarakat Pati diharapkan tak hanya mengandalkan petugas kebersihan saja.

Haryanto berpesan agar kesadaran akan kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab semua pihak tak hanya petugas kebersihan saja, mengingat persoalan sampah sudah menjadi persoalan dunia bukan hanya setiap daerah saja.

"Bukan hanya ceremonial tapi kita gerakan kepada masyarakat bahwa sampah itu menjadi tidak hanya persoalan daerah tapi juga persoalan dunia. Jangan hanya mengandalkan petugas sapu-sapu. Ini digerakkan supaya kita peduli," pesan Bupati Haryanto.

Pati sendiri disampaikan oleh Haryanto sudah terdapat bank sampah yang saat ini gencar digalakkan di masyarakat agar mengubah sampah menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Bank sampah sudah dimulai dari tingkat sekolah dasar dimana anak-anak diajarkan untuk menabung sampah.

Tak sebatas itu saja, Haryanto juga menerangkan bahwa gerakan peduli akan sampah ini bukan hanya sekedar upaya untuk meraih Adipura saja ada hal lain yang lebih penting yaitu membudayakan menjaga kebersihan di setiap lini masyarakat di Pati.

"Sekarang ada bank sampah di sekolah-sekolah guna gerakan anak-anak menabung sampah.

Haryanto juga memberikan mandat kepada dinas-dinas terkait dapat berkoordinasi guna mewujudkan Pati sebagai daerah yang melek akan kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah.

"Sampah kalau dikelola akan jadi keuntungan luar biasa. Semoga hari ini bukan hanya ceremonial saja, dimulai dari anak-anak. Tolong anak sekolah dari SD, SMP, SMA, SMK bisa digerakan untuk peduli pada sampah.

Saya minta tolong pada DPU, Dinas Kebersihan maupun dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan sampah, utamanya pintu masuk Kota Juwana," tutup Haryanto. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved