Nuriah Tak Tahu Anaknya Yang Tewas di Lokalisasi Sunan Kuning, Tahunya Kerja di Pabrik Garmen

Wanita yang akrab disapa Ninin ini dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) kampung halamannya di Desa Jamberarum, Patebon

Nuriah Tak Tahu Anaknya  Yang Tewas di Lokalisasi Sunan Kuning, Tahunya Kerja di Pabrik Garmen
youtube
Ninin 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Suasana berkabung iringi upacara pemakaman Ayu Sinar Agustin, alias Ninin pemandu karaoke yang ditemukan tewas di Wisma Mr Classic, lokalisasi Sunan Kuning, Semarang, Kamis (13/9) sore.

Wanita yang akrab disapa Ninin ini dimakamkan di tempat permakaman umum (TPU) kampung halamannya di Desa Jamberarum, Patebon, Kendal, Jumat (14/9) siang.

Dalam pemakaman itu, hampir seluruh warga desa ikut mengiringi keberangkatan jenazah Ninin ke tempat peristirahatan terakhir.

Tampak juga ibunda Ninin, Nuriah.

Menurut Nuriah, dua hari sebelum ditemukan meninggal, dia sempat menerima telepon dari sang anak.

"Ninin minta dibelikan kado untuk ulang tahunnya. Selasa nanti dia ulang tahun," kata Nuriah sang bunda.

Ia tak menyangka, kado itu merupakan permintaan terakhir Ninin.

Nuriah mengaku tak mengetahui bahwa buah hatinya bekerja sebagai pemandu karaoke.

"Setahu saya, Ninin berkerja di pabrik garmen di Semarang. Saya kaget kalau ternyata anak saya bekerja di lokalisasi," terang Nur.

Duka juga dirasakan kembaran Ninin, Ayu Sinar Agustina.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved