Breaking News:

Rembang Dapat Kuota CPNS 296 Formasi, Seleksi Dilakukan di Semarang

Pemberian kuota tersebut ternyata lebih sedikit dari usulan Pemkab Rembang yang diajukan tahun 2017 lalu, yaitu sejumlah 365 formasi.

Editor: m nur huda
GRAFIS Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas  
CPNS 2018  

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Kabupaten Rembang mendapatkan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 296 formasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan dan RB).

Pemberian kuota tersebut ternyata lebih sedikit dari usulan Pemkab Rembang yang diajukan tahun 2017 lalu, yaitu sejumlah 365 formasi.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang H Abdul Hafidz di ruang rapat Bupati, Kamis (13/9/2018), yang disampaikan melalui keterangan tertulis Pemprov Jateng, Senin (17/9/2018).

Pada usulan tahun 2017 lalu, rincian formasi terdiri atas tenaga guru 213 orang, tenaga kesehetan 138 dan tenaga teknis 14 orang.

Sedangkan 296 formasi CPNS tahun 2018 ini terdiri atas formasi khusus eks tenaga honorer K2 tenaga guru sebanyak 15 lowongan dan formasi umum, yakni tenaga guru 213 orang, selebihnya tenaga kesehatan 55 orang, tenaga teknis 13 orang.

“Sesuai keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara RI Nomor 300 tahun 2018 tentang kebutuhan aparatur sipil negara di kabupaten Rembang memperoleh tambahan 296 formasi," katanya.

Terkait sistem pendaftaran seleksi cpns 2018 diselenggarakan secara terintegrasi melalui portal http.//sscn.bkn.go.id.

Proses seleksi akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang cepat dan transparan.

Sehingga masyarakat diminta tidak percaya jika ada oknum yang memberikan iming-iming bisa meloloskan cpns dengan membayar sejumlah uang.

Gambarannya, kata bupati, kurang lebih sistem ini menampilkan informasi ketika selesai mengerjakan soal, langsung hasilnya bisa diketahui, dan bisa dilihat.

"Oleh karena itu saya berharap kepada masyarakat rembang, sistem ini sangat transparan dan akuntabel, bisa dipertanggunghawabkan, tidak mengenal uang, tidak mengenal jabatan. Jangan sampai masyarakat terganggu bahkan terpesona bahkan siap memberikan uang berapapun asal diterima. Tidak ada,“ tegasnya.

Bupati pun akan memberikan sanksi tegas, jika ada oknum PNS yang memberikan iming- iming dapat meloloskan CPNS.

Untuk rincian formasi CPNS Kabupaten Rembang, Eks tenaga harian k2, tenaga guru 15 semua di dinas pendidikan, untuk formasi umum tenaga guru guru kelas S I PGSD dialokasikan 140 orang, guru PAI pendidikan S I Tarbiyah/PAI 20 orang, guru Penjaskes S I pendidikan olahraga/pendidikan olahraga dan kesehatan/ pendidikan jasmani kesehatan 32 orang.

Kemudian guru BP/BK kualifikasi S I pendidikan bimbingan dan konseling 11 orang, guru seni budaya kualifikasi S I pendidikan seni tari/seni rupa dan kerajinan/seni musik 4 orang, guru muatan lokal kualifikasi S I pendidikan Bahasa Jawa 6 orang.

Untuk tenaga kesehatan, apoteker kualifikasi pendidikan apoteker 2 orang, dokter gigi 7, dokter spesialis anak 1, dokter spesialis anastesi 1, dokter spesialis bedah 3, dokter spesialis bedah tulang 1, dokter spesialis jantung 2, dokter spesialis mata 1.

Kemudian dokter spesialis patologi klinik 1, dokter spesialis rehabilitasi medik 2, dokter spesialis THT 1, dokter umum 6 orang, perawat S I keperawatan 7, perawat gigi kualifikasi D III Kesehatan Gigi 3, perawat terampil kualifikasi D III Keperawatan 17 orang.

Sementara tenaga teknis yang dibutuhkan yakni analis penataan kawasan kualifikasi pendidikan S I tekhnik lingkungan 1 orang, auditor kualifikasi S I akuntansi/S I ilmu hukum/ S I tekhnik sipil 4 orang, penata ruang kualifikasi S I tekhnik sipil/arsitektur/ planologi 3 orang.

Serta pengawas tata pertamanan kualifikasi S I tekhnik sipil/ arsitektur/ planologi 1 orang, pranata komputer terampil kualifikasi D III komputer informatika/D III manajemen informatika/D III tekhnik komputer 2 orang, tekhnik tata bangunan dan perumahan, kualifikasi S I tekhnik sipil/arsitektur/planologi 2 orang.

Pemkab Rembang dalam seleksi penerimaan CPNS tersebut hanya sebatas memverifikasi berkas- berkas online. Pelaksanaan seleksi, menurut bupati, bertempat di Semarang. Terkait waktu pendaftaran dan teknisnya masih menunggu hasil rapat di Jakarta.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved