Selewengkan Dana Desa, Minal Khosirin Kades Sumur Banger Ditahan Kejari Batang

Kejari Batang menahan Minal Khosirin (49) Kades Sumur Banger diduga melakukan penyelewengan dana desa (DD) ratusan juta rupiah

Selewengkan Dana Desa, Minal Khosirin Kades Sumur Banger Ditahan Kejari Batang
tribunjateng/dina indriani
Kejaksaan Negeri Batang menahan Minal Khosirin (49) Kepala Desa Sumur Banger diduga melakukan penyelewengan dana desa (DD) periode 2015-2017, Senin (17/9/2018) sore. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kejaksaan Negeri Batang menahan Minal Khosirin (49) Kepala Desa Sumur Banger diduga melakukan penyelewengan dana desa (DD) periode 2015-2017, Senin (17/9/2018) sore.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batang, Arfan Halim mengatakan dugaan penyelewengan DD oleh Kades Sumur Banger tersebut dilakukan dalam beberapa kegiatan fisik.

"Dugaan penyelewengan dana dilakukan beberapa kegiatan fisik dari tahun 2015 hingga 2017, diantaranya pembangunan drainase di empat tempat pada desa tersebut, kemudian indikasi penyimpangan lainnya yaitu pavingisasi, pembangunan PAUD dan pembangunan gedung PKD," jelasnya.

Arfan mengungkapkan total sementara dugaan penyelewengan dana dengan potensi merugikan negara berjumlah Rp 428 juta lebih.

"Dari kegiatan yang dilakukan pada tahun 2015 hingga 2017 tersebut kalkulasi sementara total penyimpangan potensi merugikan negara berjumlah Rp 428.989.119 juta," terangnya.

Dari hasil penyidikan ini dari tim penyidik sementara menyangkakan kepada tersangka di pasal 2, pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, maksimal seumur hidup dan denda 1 Miliar.

Sementara, penyidik saat ini sudah mengantongi beberapa alat bukti pendukung berupa laporan APBDES dan rincian anggaran kegiatan.

"Jika pada persidangan nanti terbukti, terdakwa harus mengembalikan kerugian negara sejumlah yang sama, untuk saat tersangka sudah ditahan sementar tim penyidik sedang menyiapka berkas untuk dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved