Dislutkanak Dukung Program Undip Jadikan Batang Pusat Bibit Domba

Rencananya, kampus dengan luas tanah 9,5 hektar tersebut akan dibuka khusus untuk Fakultas Pertanian dan Peternakan.

Dislutkanak Dukung Program Undip Jadikan Batang Pusat Bibit Domba
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Kasi Produksi dan Pembibitan Dislutkanak, Syam Manohara saat ditemui di kantornya, Senin (17/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Kabupaten Batang menjadi salah satu Kabupaten yang menghibahkan tanah kepada Universitas Diponegoro tak lain untuk mendirikan kampus, yang mana saat ini sedang dalam proses perijinan pembangunan.

Rencananya, kampus yang didirikan di Desa Tumbrep, Kecamatan Bandar dengan luas tanah 9,5 hektar tersebut akan dibuka khusus untuk Fakultas Pertanian dan Peternakan.

Dalam pertemuan beberapa waktu lalu, Wakil Rektor III. Budi Setiyono mengatakan bahwa kampus Fakultas Pertanian dan Peternakan Undip nantinya akan menjadi pusat pendidikan khususnya yang memiliki spesifikasi dalam pengembangan domba.

"Melihat potensi yang bagus di bidang peternakan khususnya peternakan domba yang cukup bagus di Batang, kami telah presentasi dengan Bappeda dan masih identifikasi sains technopark apa yang tepat, setelah ditemukan science techno park yang tepat, Fakultas Peternakan Undip akan dilengkapi dengan laboratorium, kandang domba, pusat training, dan edukasi domba," tuturnya.

Dukungan penuh dan sambutan baik juga diberikan dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan (Dislutkanak) Kabupaten Batang.

Kasi Produksi dan Pembibitan Dislutkanak, Syam Manohara mengatakan berdasarkan peta pengembangan dari Kementrian Pertanian, Kabupaten Batang memang menjadi sentra pengembangan kambing dan domba.

"Jadi pas jika Undip ingin mengembangkan dan memajukan domba, terlebih di Kabupaten Batang wilayah atas karna memang domba cocok di daerah yang bersuhu dingin," tutur Syam kepada Tribunjateng.com saat ditemui di kantornya, Senin (17/9/2018).

Dikatakannya, populasi domba di Kabupaten Batang terus meningkat tiap tahunnya.

"Di tahun 2016 populasi domba tercatat berjumlah 29,183 ekor, naik menjadi 32,769 ekor di tahun 2017, kenaikan cukup meningkat dengan begitu dari Dislutkanak sangat mendukung akan program pusat bibit domba," pungkasnya. (*)

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved