Breaking News:

Kasus Pembunuhan

Fakta Baru Terungkap Saat Rekonstruksi Pembunuhan Ninin di SK

"Ada peraturan bahwa anak asuh yang menerima tamu di atas pukul 23.00 harus melapor ke pos pengamanan di depan,"

Penulis: rival al manaf | Editor: iswidodo
tribunjateng/rival almanaf
AKAN KABUR - Pelaku inisial D mengendarai motor sembari membawa oli dalam rekonstruksi adegan pembunuhan Ninin di Lokalisasi SK Semarang, Selasa 18 September 2018 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kepolisian melakukan rekonstruksi adegan pembunuhan Ninin (23) di Wisma Mr Classic, gang 3 komplek lokalisasi Sunan Kuning, Semarang Barat, Selasa (18/9/2018).

Dalam simulasi kali itu hadir pula pengelola SK Suwandi. Ia yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam mengungkap fakta baru terkait terjadinya peristiwa pembunuhan anak asuhnya.

Ia mengaku kecolongan peristiwa itu. Meski demikian ada peraturan yang juga dilanggar anak asuhnya dan operator Wisma Mr Classic.

"Ada peraturan bahwa anak asuh yang menerima tamu di atas pukul 23.00 harus melapor ke pos pengamanan di depan," bebernya.

Ia memaparkan setiap tamu yang akan 'ngamar' setelah jam tersebut memang seharusnya meninggal KTP di pos pengamanan.

"Yang melapor bisa gadis yang bersangkutan juga bisa operator wisma, nah itu dilanggar, kalau ndak dilanggar, mungkin kejadian serupa bisa dicegah," tambah Suwandi.

Karena ada pelanggaran itu iapun akan menutup Wisma Mr Classic selama beberapa bulan ke depan. Hal itu dilakukan untuk memberikan hukuman.

Dalam reka adegan diceritakan bahwa tersangka D berkencan dengan Ninin sekitar pukul 23.30. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved