Tahan Seorang Kades, Kejari Batang Ingatkan Jangan Main-main Gunakan Dana Desa

Kades yang diketahui bernama Minal Khosirin merupakan Kades Sumur Banger Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Tahan Seorang Kades, Kejari Batang Ingatkan Jangan Main-main Gunakan Dana Desa
Tribun Jateng/Dina Indriani
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batang, Arfan Halim saat ditemui di kantornya usai melakukan penyidikan terhadap tersangka Minal Khosirin, Senin (17/9/2018) sore.  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani

TRIBUNJATENG.COM,BATANG- Kejaksaan Negeri Batang telah melakukan penahanan terhadap seorang Kepala Desa (Kades) yang diduga memanipulasi anggaran Dana Desa sebesar Rp 400 juta lebih.

Kades yang diketahui bernama Minal Khosirin merupakan Kades Sumur Banger Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Berdasarkan keterangan Kasi Intel Kejaksaan Negeri Batang, Arfan Halim dugaan penyelewengan DD oleh Minal Khosirin dilakukan dalam beberapa kegiatan fisik dengan memanipulasi anggaran.

"Dugaan penyelewengan dana dilakukan beberapa kegiatan fisik dari tahun 2015 hingga 2017, di antaranya pembangunan drainase di empat tempat, kemudian indikasi penyimpangan lainnya yaitu pavingisasi, pembangunan Paud dan pembangunan gedung PKD dengan total sementara potensi merugikan negara berjumlah Rp 428.989.119 juta," jelasnya.

Dari hasil penyidikan ini dari tim penyidik sementara menyangkakan kepada tersangka di pasal 2, pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara, maksimal seumur hidup dan denda 1 Miliar.

Arfan menambahkan, Kejaksaan Negeri Batang akan terus melakukan pendampingan kepada seluruh Kades di Kabupaten Batang hal itu sesuai dengan penandatanganan Mou yang telah dilakukan untuk mencegah adanya tindak korupsi namun akan tetap menindak tegas apabila ada indikasi pelanggaran hukum.

"Kami senantiasa akan terus melakukan pendampingan, pendampingan itu untuk mencegah, namun tetap apabila ternyata disinyalir adanya penyelewengan atau pelanggaran hukum akan kami tindak tegas.

Untuk itu, kami menghimbau para Kades bisa amanat dalam menggunakan anggaran dana desa, gunakan sesuai aturan yang ada dan jangan main main," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved