Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wakil Bupati Pati Tidak Ingin Ojek Online Jadi Polemik, "Kita Harus Maju"

Kabupaten Pati saat ini memang gencar suarakan para investor untuk melebarkan usahanya.

Tayang:
Penulis: Lita Febriani | Editor: suharno
TRIBUN JATENG/LITA FEBRIANI
Wakil Bupati Pati, Saiful Arifin saat di acara Seminar UMKM di Ruang Penjawi Setda Kabupaten Pati, Selasa (18/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Masuknya ojek online di Kabupaten Pati nampak menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat hingga timbul aksi demo pada Senin (17/9/2018) lalu di depan kantor DPRD Pati.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin ditemui saat acara Seminar UMKM di ruang Penjawi Setda Pati di Jalan Tombonegoro No 1, Kaborongan, Pati Lor, Kabupaten Pati, pada Selasa (18/9/2018) meminta agar masalah tersebut tak menjadi polemik.

Ojek online yang mulai masuk di daerah yang terkenal dengan bandeng Juwananya tersebut dinilai sang Wakil Bupati sebagai hal positif yang akan memajukan daerahnya.

"Tidak usah perlu diributkan, masyarakat yang menilai. Ngga mesti kita bikin polemik, berpikir rasional bagaimana kita buat Pati lebih baik," tutur Saiful Arifin usai mengisi Seminar UMKM pada Selasa (18/9/2018).

Baca: Provinsi Jateng Menempati Urutan Kedua Pengirim TKI Terbanyak di Indonesia

Tak hanya itu, Saiful Arifin juga menerangkan bahwa di era pasar bebas sekarang ini kita harus mengikuti perkembangan jaman jika ingin maju.

Terlebih Pati saat ini mengusung 'Smart City' yang notabennya harus terbuka pada kemajuan jaman yang tentunya memiliki dampak positif bagi masyarakat.

"Sekarang ini boleh cek, kita mau maju apa mau mundur kalau menurut saya, kita mau mengikuti perkembangan zaman atau yang di belakang gitu.

Menurut saya penilaian masyarakat, kebutuhan masyarakat menurut saya lebih baik, ini pasar bebas sistem diblok bagaimana bisa? Tidakkan. Jadi kita lebih berpikiran kita mau maju kita ikuti sistem," beber Saiful Arifin pada Tribunjateng.com.

Baca: Pemkab Pati Siap Kerjasama dengan Negara Asia Timur dan Eropa

Kabupaten Pati saat ini memang gencar suarakan para investor untuk melebarkan usahanya di daerah yang bersebelahan dengan Kudus tersebut.

Selain tak mempermasalahkan dengan adanya ojek online, Saiful Arifin tetap menekankan bahwa harus ada peraturan khusus mengenai ojek online di daerahnya agar manfaat positif tetap berimbas pada masyarakat Pati. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved