Diduga Karena Human Error, Hutan di Gunung Slamet Pemalang Terbakar

Proses pemadaman dilakukan dengan cara manual, mengingat lokasi sulit dijangkau.

Diduga Karena Human Error, Hutan di Gunung Slamet Pemalang Terbakar
ISTIMEWA
Petugas gabungan tengah berusaha memadamkan api yang menghanguskan semak di lereng Gunung Slamet (Dok BPBD Pemalang). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,PEMALANG - Hutan di Gunung Slamet Kabupaten Pemalang terbakar sejak Selasa sore (18/9/2018).

Titik kebakaran berada di petak empat dekat Pos 4 hutan wilayah Perhutani Pekalongan Barat.

Hingga Rabu (19/9/2018) sore, pemadaman masih diupayakan tim gabungan dari relawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan TNI.

Proses pemadaman dilakukan dengan cara manual, mengingat lokasi sulit dijangkau.

Tim juga sudah melakukan penyekatan agar kebakaran tidak meluas.

Wakil Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat, Agus Kusnandar, mengatakan kebakaran terjadi karena ada keteledoran manusia atah human error.

"Kebakaran hutan ini diduga disebabkan human error," kata Agus, Rabu (19/9/2018).

Baca: Begini Kondisi Gunung Lawu Pasca Terjadi Kebakaran

Pihaknya mengimbau agar warga maupun para pendaki tidak membuang puntung rokok sembarangan atau meninggalkan api unggun agar kebakaran hutan tidak terulang.

Hingga Rabu sore, kata dia, sekitar 95 persen api sudah bisa dapat dipadamkan. Sisanya masih ada bara api.

"Masih ada personel di atas untuk memantau agar kebakaran tidak menyebar luas," jelasnya.

Ia menambahkan, lokasi kebakaran berada di sisi utara Gunung Slamet atau yang terletak di Kabupaten Pemalang.

Pada Rabu sore, kepulan asap tidak terlihat dari desa terdekat sumber api di Pemalang yakni Desa Penakir, Kecamatan Pulosari lantaran adanya kabut tebal. (*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved