Proses Eksekusi Tanah Bangunan di Desa Kutoharjo, Pengadilan Negeri Pati Bawa Petugas Keamanan

Eksekusi tanah dan bangunan di Dukuh Karangdowo RT 04 RW 01 Desa Kutoharjo, Kabupaten Pati, menuai reaksi dari warga.

Proses Eksekusi Tanah Bangunan di Desa Kutoharjo, Pengadilan Negeri Pati Bawa Petugas Keamanan
TRIBUN JATENG/LITA FEBRIANI
Kasus Sengketa Tanah Di Desa Kutoharjo Pati Diduga Warga Ada Campur Tangan Kaur Desa 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Lita Febriani

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Eksekusi tanah dan bangunan di Dukuh Karangdowo RT 04 RW 01 Desa Kutoharjo, Kabupaten Pati, menuai reaksi dari warga.

Pasalnya warga menilai jika pihak tergugat yaitu Lis Surahmi binti Ngasiman dan Agus Tumijan bin Ngasiman memiliki hak atas tanah bangunan seluas 410 m2 tersebut.

Guna antisipasi warga yang akan menggalangi tim eksekutor pihak Pengadilan Negeri Pati membawa sejumlah petugas keamanan ke lokasi.

Pengadilan Negeri Pati memutuskan membawa petugas keamanan setelah mendengar isu bahwa akan ada perlawanan dari warga yang mendukung pihak tergugat.

Meski menuai reaksi dari warga, Sumitro selaku Panitera Pengadilan Negeru Pati menuturkan bahwa pihak akan tetap melakukan proses eksekusi karena sudah kantongi kekuatan hukum tetap.

“Ini sudah final dan telah berkekuatan hukum. Sebelumnya, kami juga sudah meminta kepada pemilik rumah agar dengan suka rela memberikan tanah tersebut kepada saudara Sarwi.

Namun, pemilik enggan menyerahkan tanah itu hingga akhirnya kami mendapatkan perintah untuk mengeksekusi bangunan yang ada,” terang Sumitro, Rabu (19/9/2018).

Kasus sengketa terjadi antara tergugat Lis Surahmi binti Ngasiman dan Agus Tumijan bin Ngasiman dengan pengugat yakni Sarwi bin Karto Wardoyo Kaidin atas tanah seluas 410 m2 di tanah dan bangunan di Dukuh Karangdowo RT 04 RW 01 Desa Kutoharjo.(*)

Penulis: Lita Febriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved