VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus

VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus

VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus
tribunjateng/budi susanto
VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Video viral di media sosoial Instagram tentang sopir yang diberhentikan oleh petugas Sat Lantas mendapat tanggapan dari Kasat Lantas Pekalongan Kota.

Diketahui, video berdurasi 47 detik tersebut merupakan rekaman seorang pengemudi truk bersama rekannya saat melintasi kawasan Monumen Pekalongan, tepatnya di Jalan Pemuda menuju ke Jalan Hayam Wuruk beberapa waktu lalu.

Dalam video, sopir truk diberhentikan oleh petugas kemudian terjadi adu mulut.

Sopir yang belum diketahui identitasnya terus melakukan protes karena diberhentikan oleh petugas Sat Lantas Polres Pekalongan Kota.

VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota
VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota (tribunjateng/budi susanto)

Beberapa perbincangan panas terjadi dalam video yang kini viral tersebut. Sang sopir mengatakan, tak mau memberikan surat kendaraannya lantaran tidak mau kena tilang dan membalas dengan tuduhan petugas hanya meminta uang kepada pengemudi truk tersebut.

Terkait hal tersebut, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota AKP Firdaus Yudhatama memberikan penjelasan, bahwasannya anggota Sat Lantas Polres Pekalongan Kota yang bertugas waktu itu ialah Bripda Wahyu.

"Saat Bripda Wahyu bertugas, ia menemukan kendaraan dengan tinggi muatan yang melebihi batas. Untuk kemudian petugas meminta pengendara berhenti dan menepi, namun sang sopir menambah laju kendaraannya kemudian dilakukan pengejaran," katanya, Jumat (21/9/2018).

Ditambahkannya, saat kendaraan berhasil diberhentikan kemudian Bripda Wahyu ingin memeriksa surat kendaraan truk tersebut.

"Namun pengemudi tidak mau memperlihatkan surat kendaraannya dan malah memarahi petugas seperti di video yang viral di media sosial. Kami menegaskan, tindakan petugas sudah benar karena dalam UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalulintas dan angkutan jalan, pasal 264 dan 265 anggota Polri berhak memeriksa surat kendaraan baik secara berkala ataupun insidentil," jelasnya.

VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota
VIDEO Viral Sopir Truk Marahi Polisi yang Menghentikannya, Begini Penjelasan AKP Firdaus, Kasat Lantas Polres Pekalongan Kota (tribunjateng/budi susanto)

AKP Firdaus menuturkan, anggotanya sudah dibekali surat tugas dimana Bripda Wahyu diijinkan melakukan penindakan jika menemukan pengendara yang melanggar aturan.

"Kami imbau kepada masyarakat apabila ada keluhan atau aduan terkait anggota Sat Lantas Polres Pekalongan Kota saat bertugas, bisa langung menyampaikannya melalui call center, waibsite, akun Instagram ataupun media sosial lainya," timpalnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved