Breaking News:

Paska Kebakaran Hutan di Gunung Sindoro-Sumbing, Satwa Liar Dikhawatirkan Turun Gunung

Kebakaran hutan di Gunung Sindoro-Sumbing bukan hanya merusak vegetasi hutan. Sumber daya alam hayati berupa fauna

Penulis: khoirul muzaki | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/ist
BPBD Jawa Tengah belum berhasil memadamkan kebakaran hutan di Gunung Sumbing dan Sindoro. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, WONOSOBO - Kebakaran hutan di Gunung Sindoro-Sumbing bukan hanya merusak vegetasi hutan. Sumber daya alam hayati berupa fauna juga terancam kehidupannya karena habitatnya rusak.

Beragam jenis satwa liar dikhawatirkan turun gunung dan mengarah ke wilayah pemukiman.

Pasalnya, hutan tempat satwa-satwa itu tinggal dan mencari makan telah rusak karena terbakar. Secara alamiah, satwa liar hutan ini akan terdesak dan berusaha mencari sumber makanan di tempat lain untuk bertahan hidup.

Satwa liar ini bukan mustahil akan menyasar perkebunan petani maupun pemukiman penduduk yang berdekatan hutan.

"Yang jelas kejadian kebakaran hutan akan membawa dampak negatif terhadap satwa liar yang hidup,"kata Petugas BKSDA Wonosobo Endi Suryo

Tetapi hingga saat ini, pihaknya belum mendapati laporan mengenai satwa liar yang turun gunung atau mendekati perkampungan penduduk dari pengelola gunung Sindoro Sumbing, yakni Perhutani KPH Kedu Utara.

Satwa liar semisal Kijang, Babi Hutan, hingga Harimau dimungkinkan masih menghuni hutan Sindoro-Sumbing.

Kendati demikian, Endi mengimbau masyarakat agar tidak panik terhadap ancaman satwa turun gunung itu.

Jika menjumpai kejadian itu, warga diharap segera melaporkannya kepada petugas. Masyarakat tidak dianjurkan untuk memburu apalagi membunuh satwa liar yang keberadaannya dilindungi Undang-undang.

Masyarakat sebaiknya menghalau agar satwa liar tidak semakin mendekat ke perkampungan.

"Belum ada laporan satwa liar turun gunung mendekati perkampungan,"katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved